Pelaku Wisata Kibarkan Bendera Putih, Pengamat Sebut Enam Sektor Wisata Ini Perlu Bantuan

- Rabu, 28 Juli 2021 | 15:14 WIB
Pengamat pariwisata Unsoed, Purwokerto, Drs Chusmeru Msi. (SMBanyumas/dok pribadi) (Nugroho Pandhu Sukmono)
Pengamat pariwisata Unsoed, Purwokerto, Drs Chusmeru Msi. (SMBanyumas/dok pribadi) (Nugroho Pandhu Sukmono)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Aksi pengibaran bendera putih yang dilakukan pelaku wisata termasuk pengusaha bus wisata di Kabupaten Banyumas, perlu mendapat perhatian khusus.

Pasalnya, sektor pariwisata benar-benar terpukul karena pandemi Covid-19 yang berimbas munculnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pengamat pariwisata Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Drs Chusmeru MSi mengatakan, pemerintah daerah seharusnya mulai bergerak cepat mengajukan usulan dana bantuan sosial kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebagai informasi, pemerintah pusat melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,4 triliun.

Baca Juga: Ngenes! Hampir Dua Tahun Tak Bekerja, Pelaku Pariwisata di Banyumas Akhirnya Kibarkan Bendera Putih

Dari jumlah total itu, dana dialirkan melalui enam program yakni Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Bangga Buatan Indonesia (BBI), Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), bagi usaha pariwisata, PEN film, dukungan akomodasi hotel untuk tenaga kesehatan serta Bantuan Pemerintah untuk Usaha Pariwisata (BPUP).

"Rencana Menparekraf Sandiaga Uno memberikan bantuan insentif, hibah, dan bantuan sosal sejumlah 2,4 triliyun rupiah bagi pelaku usaha pariwisata perlu disambut positif. Bantuan tersebut tentu sangat ditunggu dan diharapkan oleh pelaku usaha pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4," jelas Chusmeru, Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, secara psikologis bantuan itu dapat dipandang sebagai bentuk empati Kemenparekraf dan diharapkan dapat mempertahankan semangat pelaku usaha pariwisata.

Sedangkan secara ekonomis, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyambung hidup sementara waktu.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Agenda Wisata Banyumas Masih Libur, Sabar ya...

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:37 WIB

Museum Wayang Didorong Menjadi Museum Daerah

Rabu, 8 Juni 2022 | 06:57 WIB
X