15 Anak Ikuti Prosesi Tradisi Cukur Rambut Gimbal di Dieng Culture Festival

- Sabtu, 3 September 2022 | 12:21 WIB
RUWAT RAMBUT GIMBAL: Upacara ruwat anak rambut gimbal dimulai oleh sesepuh adat Dieng, Mbah Sumanto pada puncak acara Dieng Culture Festival yang digelar secara hybrid di Kompleks Pendopo Budaya Dieng, Selasa, 2 November 2021. (SMBanyumas/Castro Suwito)
RUWAT RAMBUT GIMBAL: Upacara ruwat anak rambut gimbal dimulai oleh sesepuh adat Dieng, Mbah Sumanto pada puncak acara Dieng Culture Festival yang digelar secara hybrid di Kompleks Pendopo Budaya Dieng, Selasa, 2 November 2021. (SMBanyumas/Castro Suwito)
BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com-  Sebanyak 15 anak akan turut serta dalam prosesi sakral tradisi Cukur Rambut Gimbal di acara puncak Dieng Culture Festival (DCF) XIII dengan tema Return of the Light. 
 
Hal itu disampaikan Ketua Panitia DCF, Alif Fauzi di sela kegiatan DCF.
 
Tradisi cukur rambut gimbal kali ini, akan diikuti oleh 15 anak terbilang terbanyak.
 
  
“Ini termasuk yang terbanyak. Sebenarnya yang daftar lebih, tapi kita sesuaikan,” imbuh Alif.
 
Alif Fauzi mengaku bersyukur karena DCF yang digelar secara luring, setelah beberapa tahun hanya dilaksanakan daring berjalan meriah dan dikunjungi banyak orang.
 
Alhamdulillah tahun ini bisa dilaksanakan secara luring, karena kemarin-kemarin hanya daring,” paparnya.
 
 
 
Ia berharap DCF menjadi daya tarik sekaligus kebangkitan dunia wisata pascapandemi Covid-19.
 
“Acara ini juga disiarkan langsung di akun media sosial Pak Ganjar, sehingga mereka yang tahun ini menonton, bisa datang ke sini langsung tahun depan,” tandasnya. 
 
Sebelumnya diberitakan, animo wisatawan terhadap Dieng Culture Festival (DCF) XIII yang digelar 2-4 September 2022 di Dieng Kulon Banjarnegara cukup tinggi terbukti dengan hadirnya ratusan ribu wisatawan, penuhnya homestay dan sektor ekonomi lainnya. 

Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa, Alif Faozi mengatakan, DCF XIII ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: Soal Penundaan Kenaikan BBM, Jokowi: Semuanya Masih Dikalkulasi

Dia memperkirakan kunjungan wisata ke Dieng mencapai 100 ribu lebih wisatawan.

Hal tersebut bisa dilihat dari penuhnya penginapan homestay.

“Di Desa Dieng Kulon saja ada 450-an homestay . Belum lagi di desa sekitar, total sekitar 650 lebih homestay dengan kapasitas 2.600-an kamar. Bahkan, banyak wisatawan yang memanfaatkan camping ground,” ujarnya.

Alif memperkirakan perputaran uang selama DCF 2-4 September bisa mencapai Rp 50 miliar.***

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023, Agenda Wisata Banyumas Hanya Sampai September

Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:10 WIB

Ribuan Lampion Hiasi Langit Malam Dieng

Sabtu, 3 September 2022 | 10:02 WIB
X