Sebelum Berganti, Ini Enam Usulan Perubahan Nama Pendapa Duplikat Si Panji

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:36 WIB
PINDAH SAKA GURU: Peserta pawai membawa replika Saka Guru Si Panji ketika melintas di Pendapa Kecamatan Banyumas, pada upacara Rengosan Saka Guru Si Panji beberapa waktu lalu. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)
PINDAH SAKA GURU: Peserta pawai membawa replika Saka Guru Si Panji ketika melintas di Pendapa Kecamatan Banyumas, pada upacara Rengosan Saka Guru Si Panji beberapa waktu lalu. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Forum diskusi perubahan nama Pendapa Duplikat Si Panji Kecamatan Banyumas memunculkan enam usulan nama pengganti.

Keenam nama tersebut memiliki nilai sejarah dan filosofi masing-masing.

Nama pertama yang muncul diambil dari nama bupati Banyumas yaitu Sudjiman Mertadiredja Gandasubrata (1933-1948).

Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada masa bupati ini yaitu pemindahan Pendapa Si Panji ke ibukota Kabupaten Banyumas yaitu Purwokerto.

Nama kedua, Bupati Tumenggung Yudhanegara II (1707-1745). Pada masa ini, Yudhanegara II memindahkan pusat pemerintahan ke kawasan Geger Duren (Desa Sudagaran).

Baca Juga: Festival Kentongan Bikin Purwokerto Macet, Bupati Banyumas Minta Maaf

Nama ketiga, Bupati Poedjadi Djaringbandayudha (1971-1978) yang berinisiatif membangun kembali Pendapa di lahan Eks Si Panji.

Selain itu, bupati ini juga mempercantik kawasan Kecamatan Banyumas dengan mendirikan Sumur Mas dan paseban yang kelak menjadi bangunan Museum Wayang pada tahun 1982 pada masa Bupati Rudjito.

Nama keempat, Sanggabuwana, memiliki arti menyangga bumi. Filosofinya diharapkan Banyumas dapat menjadi pusatnya nusantara bahkan dunia.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cukai Rokok Naik, Tembakau Tingwe Dilirik

Rabu, 1 Februari 2023 | 20:59 WIB
X