Mau Ikut Pendakian Malam Satu Suro di Gunung Slamet, Ini Persyaratan dan Pantangannya

- Kamis, 21 Juli 2022 | 16:38 WIB
Ilustrasi Tafsir Mimpi yang Berkaitan dengan Sebuah Gunung (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)
Ilustrasi Tafsir Mimpi yang Berkaitan dengan Sebuah Gunung (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)

BATURRADEN, suaramerdeka-banyumas.com - Peserta pendakian ritual Malam Satu Suro di Gunung Slamet 29-30 Juli 2022, ternyata memiliki sejumlah persyaratan dan pantangan

Beberapa pantangan di antaranya antaranya tidak boleh membawa peralatan pribadi seperti benda keramat, jimat maupun rajah.

"Kalau bawa (jimat) dititipkan kepada panitia atau ditinggal saja di rumah karena ini merupakan pantangan atau pamali," kata pegiat komunitas Baturraden Pecinta Alam (Radenpala), Eko Cahyono, Kamis, 21 Juli 2022.

Baca Juga: Tiga Bupati dari Kaki Gunung Slamet Nyurati Gubernur Minta Anggaran Rp 89 M

Selain itu, kata Rio, karibnya, peserta juga wajib menjaga tingkah laku, tutur kata dan sikap serta tidak bertindak sembarangan.

Pendaki juga harus berniat untuk melakukan pendakian, berdoa serta menjaga lingkungan alam sekitar.

Adapun rencananya pendaki akan diberangkatkan dari area Pancuran Pitu, komplek Wanawisata Baturraden atau titik pendakian jalur selatan yang lama, Jumat, 29 Juli 2022 siang.

Baca Juga: Nyala Lentera Ilmu dari Lereng Gunung Slamet

Titik ini sudah dikenal oleh para pendaki senior.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Lampion Hiasi Langit Malam Dieng

Sabtu, 3 September 2022 | 10:02 WIB
X