Kemenkes Catat Ada 70 Kasus Hepatitis Akut di 21 Provinsi

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:26 WIB
Ilustrasi hepatitis (SM Banyumas/dok)
Ilustrasi hepatitis (SM Banyumas/dok)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-Saat ini tercatat ada 70 kasus hepatitis akut misterius di 21 provinsi sesuai data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menuturkan berdasarkan kasus ditemukan, lanjutnya, paling banyak di Jakarta. Hingga Jumat 24 Juni 2022, dari 70 kasus yang terlapor itu, diketahui ada 14 pasien yang masih berstatus pending, dan 16 probable.

"Update 21 Juni 16.00 ada 16 probable, 14 pending dan 40 discarded. Dari 70 kasus yang dilaporkan terdapat 40 (57,1 persen) pasien yang discarded," ucapnya sebagaimana dikutip Suara Merdeka Banyumas dari PMJ News. 

Baca Juga: Timnas Israel Berpeluang Lolos di Piala Dunia U 20 di Tanah Air, Menpora: Semua Negara Lolos Dipersilakan Main

hanya ada sedikit pertambahan kasus untuk hepatitis akut, dimana dari 70 kasus kumulatif di 21 provinsi, sebanyak 40 pasien yang discarded (dikeluarkan).

"Perkembangan kasus di Indonesia ada 70 kasus dugaan ini ada 16 probable dan 14 pending dan 40 discarded disingkirkan karena tidak diketahui dan tidak termasuk hepatitis di 21 provinsi," ungkap dr Syahril. 

Lebih jauh. informasi yang disampaikan oleh Syahril bahwa dari 40 pasien yang berstatus discarded terdiagnosis penyakit ini, antara lain: Dengue: 15 pasien, Sepsis: 6 pasien, dan Bacterial Infection: 5 pasien.

Baca Juga: Di mana Lokasi Road Poneglyph Terakhir? Oda Berikan Bocoranya

Kemudian, Hepatitis A Reaktif: 3 pasien, Drug-induved Hepatitis: 3 pasien, kelainan jantung: 3 pasien, kolestasis susp atresia billier: 2 pasien, leukimia: 2 pasien, dan neonatal kolestasis: 1 pasien.***

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X