Alih Fungsi Lahan di Hulu Picu Pendangkalan DAS Serayu

- Rabu, 15 Juni 2022 | 09:18 WIB
KADER konservasi alam dari Kudus, Banyumas, Cilacap dan pegiat lingkungan lainnya sat menanam pohon di sekitar sempadan Sungai Logawa, Sunyalangu, Karanglewas pekan lalu.(SM Banyumas/Dok)
KADER konservasi alam dari Kudus, Banyumas, Cilacap dan pegiat lingkungan lainnya sat menanam pohon di sekitar sempadan Sungai Logawa, Sunyalangu, Karanglewas pekan lalu.(SM Banyumas/Dok)

 

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Alih fungsi lahan hutan di daerah hulu Daerah Aliran Sungai Serayu termasuk yang terjadi di sejumlah daerah kaki Gunung Slamet dinilai mendorong percepatan pendangkalan aliran sungai.

Hal itu disampaikan kader lingkungan hidup sekaligus penyuluh kehutanan swadaya Kusno usai kegiatan penanaman pohon di sekitar sempadan Sungai Logawa di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas pekan lalu bersama Kader Konservasi Alam dari Kudus dan Cilacap.

"Sekarang banyak alih fungsi lahan hutan menjadi lahan perkebunan hingga perumahan atau lainnya di wilayah kaki Gunung Slamet ini. Akibatnya semakin minim pula tanaman kayu keras yang mampu menahan air hujan dan penggerusan lahan di hulu sungai," katanya.

Baca Juga: Buggy Jadi Yonkou, Oda Bocorkan Sejak 20 Tahun Silam

Untuk itulah menurut Kusno, sosialisasi dan kampanye untuk mendorong pelestarian lingkungan hidup diperlukan. Konkretnya pengayaan tanaman di daerah hulu sungai yang sudah kritis sangat diperlukan.

"Sebatang pohon bila kita tanam dan dirawat akan bermafaat bagi kita semua. Apalagi ditanam di penggir sungai atau sempadan sungai, disamping akan memperkuat kondisi tanah garis sempadan, menanam di Daerah Aliran Sungai (DAS) juga memberi manfaat lain seperti oksigen, sumber mata air terjaga, keanekaragaman hayati, ekologi, ekonomi juga fungsi konservasi," katanya.

Dijelaskan Kusno, perlu diketahu sungai Logawa bermuara di Sungai Serayu yang mempunyai panjang sekitar 180 kilometer dan menjadi daerah tangkapan sungai tersebut sebesar 4375 kilometer persegi.

Baca Juga: Ditemukan Puntung Rokok di Dekat Lokasi Kejadian Ledakan Bahan Petasan di Kebasen

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rianto: Tari adalah Bahasa Tubuh

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:21 WIB
X