Ahmad Tohari 74 Tahun, Terus Berkarya di Usia Senja, Gelisah Terhadap Rendahnya Minat Baca Sastra Anak Muda

- Senin, 13 Juni 2022 | 12:05 WIB
BERSAMA ISTERI: Ahmad Tohari bersama isteri Syamsiyah saat menerima tamu di rumahnya di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas..(SM Banyumas/Susanto)
BERSAMA ISTERI: Ahmad Tohari bersama isteri Syamsiyah saat menerima tamu di rumahnya di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas..(SM Banyumas/Susanto)

13 Juni 2022 ini Ahmad Tohari, seorang sastrawan besar yang berperawakan kecil itu itu menginjak usia 74 tahun. Tapi di usia senjanya itu ia tetap berusaha untuk berkarya.

Tak main-main cerita pendeknya terpilih menjadi cerpen terbaik dari surat kabar ternama sebut saja cerpen Anak ini Ingin Mengencingi Jakarta dan Mereka Mengeja Larangan Mengemis.

"Saya tak pernah ulang tahun. Yang saya tahu adalah ketika 'biyung' saya membuat bubur ketika weton (hari pasaran) saya lahir. Makanan itu dibagikan ke teman-teman saya waktu kecil, dimakan bersama," katanya beberapa kali ketika sejumlah sahabat dan koleganya merayakan ulang tahun dalam suatu acara ataupun datang ke rumahnya.

Baca Juga: Nabila Terisak dan Bicara di Depan Peti Jenasah Eril, Trending Topic Twitter

Meski demikian ia amat berterimakasih dan hormat dengan ungkapan rasa 'tresna', doa yang dihadiahkan para sahabat dan para pecintanya tersebut.

Iapun tak bosan memompa semangat para generasi muda, hingga pegiat literasi untuk terus menjaga bahasa dan sastra.

Dua tahun pandemi Covid-19, ia lebih banyak di rumah. Ia sudah jarang menghadiri undangan dari luar kota ataupun luar negeri.

Baca Juga: 12 Tahun Menabung, Mat Hori Tukang Sapu Jalanan asal Pontianak Naik Haji

Ia lebih sering di rumah bersama isteri dan bercengkerama dengan para cucunya. Tapi ia tak lupa jati dirinya. Ia berusaha terus berkarya. Menulis sepanjang nafas masih berhembus.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geguritan 'Cianjur Nangis Nggaur' Karya Wanto Tirta

Senin, 28 November 2022 | 11:20 WIB
X