Ini Alasan Tiket Borobudur Naik, Untuk Batasi Turis Naik Borobudur, Jaga Kelestarian Sejarah Budaya Nusantara

- Senin, 6 Juni 2022 | 07:49 WIB
PEMERINTAH berencana mengeluarkan sejumlah langkah termasuk menaikan tarif masuk Borobudur, mengurangi kuota turis untuk menjaga kelestarian Borobudur (SM Banyumas/Dok Pixabay)
PEMERINTAH berencana mengeluarkan sejumlah langkah termasuk menaikan tarif masuk Borobudur, mengurangi kuota turis untuk menjaga kelestarian Borobudur (SM Banyumas/Dok Pixabay)

MAGELANG, suaramerdeka-banyumas.com- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinvest) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan soal gotong royong yang menjadi prinsip pengembangan Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi budaya bertaraf internasional. 

Dalam hal ini yang turut memunculkan kenaikan tarif tiket borobudur yang mencapai Rp 750 ribu bagi turis domestik, 100 dollar untuk wisatawan mancanegara dan khusus pelajar Rp 5 ribu. 

"Sambatan dalam bahasa jawa yang berarti gotong royong adalah prinsip yang kami pakai untuk bersama-sama mengembangkan konsep Candi Borobudur sebagai laboratorium konservasi cagar budaya bertaraf internasional," katanya dalam kunjungannya ke Candi Borobudur Sabtu 4 Juni 2022 sebagaimana ditulis di akun instagramnya @luhut.pandjaitan. 

Baca Juga: Tiket Borobudur Direncanakan Naik, Turis Domestik 750 Ribu, Wisman 100 US Dollar, Pelajar Rp 5000

Dijelaskan Luhut, pihaknya kembali menekankan sinergi antara konservasi dan pariwisata melalui mekanisme “’single authority agency" sehingga Borobudur bukan hanya menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas, tetapi juga destinasi wisata berkualitas.

Untuk menyerap tenaga kerja lokal dan rasa memiliki warga terhadap kekayaan nusantara, pemberdayaan warga sebagai pemandu wisata dan kewajiban menggunakan tour guide bagi wisatawan juga dilaksanakan. 

"Semua turis juga nantinya harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur, ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," tandasnya. 

Baca Juga: Viral Tiket Borobudur Rp 750 Ribu, Pemerintah Tetapkan Destinasi Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Penggunaan bus listrik sebagai kendaraan wisata juga menjadi hal yang menunjang implementasi energi ramah lingkungan dan pariwisata berkelanjutan. 

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

2023, Agenda Wisata Banyumas Hanya Sampai September

Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:10 WIB

Ribuan Lampion Hiasi Langit Malam Dieng

Sabtu, 3 September 2022 | 10:02 WIB
X