Tren Wisata Berubah, Pelaku Wisata Harus Adaptif

- Kamis, 26 Mei 2022 | 19:03 WIB
 RAMAH TAMAH: Anggota AELI sedang beramah-tamah saat acara gathering yang digelar oleh DPD AELI Jawa Tengah di The Pikas Banjarnegara.(SM Banyumas/Castro Suwito)
RAMAH TAMAH: Anggota AELI sedang beramah-tamah saat acara gathering yang digelar oleh DPD AELI Jawa Tengah di The Pikas Banjarnegara.(SM Banyumas/Castro Suwito)



BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Pelaku wisata harus mampu beradaptasi dengan perubahan tren wisata saat ini.

Wisatawan saat ini lebih menyukai experimental tourism atau wisata berbasis pengalaman dibandingkan sekadar swafoto.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Asosiasi Experiental Learning Indonesia (AELI) Jawa Tengah Napoleon Wauran saat Gathering AELI Jateng di The Pikas Banjarnegara, Rabu (24/5/2022).

Baca Juga: Polisi Tangkap Pemburu Celeng yang Salah Tembak Petani

Menurutnya, tren wisata saat ini mulai bergeser pada experiental tourism.

Wisatawan lebih memilih untuk ikut beraktivitas, merasakan dan mengeksplorasi setiap keunikan di lokasi wisata.

“Tidak lagi hanya puas untuk selfie-selfie di objek wisata,” katanya.

Baca Juga: Spoiler One Piece Chapter 1050: Ledakan Gunung Api Bawah Laut

Dikatakan, wisatawan saat ini lebih memilih beraktivitas, berinteraksi dan mengekspolari tempat yang dikunjungi.

Hal ini justru akan memberikan kesan yang lebih mendalam dalam perjalanan wisatanya. Hal ini harus direspons oleh pelaku wisata outbond atau experiental learning yang saat ini mulai merambah pada experiental tourism.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Agenda Wisata Banyumas Masih Libur, Sabar ya...

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:37 WIB

Museum Wayang Didorong Menjadi Museum Daerah

Rabu, 8 Juni 2022 | 06:57 WIB
X