Berani Speak Up,Janda di Banjarnegara Deklarasikan Komunitas Jaket - Janda Kreatif

- Minggu, 22 Mei 2022 | 20:49 WIB
 deklarasi Komunitas Janda Kreatif (Jaket) Banjarnegara di Pendapa Dipayudha, Minggu (22/5/2022) (SM Banyumas/Dok)
deklarasi Komunitas Janda Kreatif (Jaket) Banjarnegara di Pendapa Dipayudha, Minggu (22/5/2022) (SM Banyumas/Dok)

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Perempuan manapun pasti ingin menjalani biduk rumah tangga dengan bahagia bersama pasangannya.

Walau kadang harapan tak seindah kenyataan. Kematian pasangan dan perceraian kadang tak terelakkan, dan menjadikannya menyandang status janda.

Status janda terkadang dipandang sebelah mata. Acap kali, cibiran dan stigma negatif pun kerap tertuju padanya sehingga menjadikannya semakin terpuruk.

Baca Juga: Sebanyak 2.531 Calon Jemaah Haji Cadangan Berkesempatan Berangkat Naik Haji, Ini Mekanismenya

Kondisi tersebut juga dirasakan oleh Riningsih, yang sudah menjanda 19 tahun lamanya.

Perempuan yang bekerja sebagai pembawa acara dan penyanyi ini merasa merasa prihatn dengan tingginya perceraian di Banjarnegara.

“Perceraian di Banjarnegara tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Purbalingga,” kata Rini yang juga Ketua Komunitas Jaket, usai deklarasi pembentukan Komunitas Janda Kreatif Banjarnegara (Jaket), Minggu22 Mei 2022.

Baca Juga: Cegah Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba, Wabup Cilacap Canangkan Sekolah Bersinar

Dia merasakan betul berapa sulitnya menjadi single parent. Hal yang sama juga dirasakan teman-temannya sesama janda. Karena itulah tercetus untuk mendirikan komunitas janda.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rianto: Tari adalah Bahasa Tubuh

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:21 WIB

Cerita Banyumasan: Sirun karo Bapane

Sabtu, 14 Januari 2023 | 07:34 WIB
X