Unik, Pohon Natal di Gereja Katedral Purwokerto Terbuat dari Sapu Lidi, Simbol Harapan Covid-19 Segera Hilang

- Senin, 20 Desember 2021 | 19:43 WIB
POHON NATAL SAPU LIDI:Ketua Panitia Natal 2021 Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto, Antonius Marwanto menyelesaikan pembuatan pohon natal yang terbuat dari sapu lidi di Halaman Gereja Katedral Purwokerto, Senin, 20 Desember 2021. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum  )
POHON NATAL SAPU LIDI:Ketua Panitia Natal 2021 Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto, Antonius Marwanto menyelesaikan pembuatan pohon natal yang terbuat dari sapu lidi di Halaman Gereja Katedral Purwokerto, Senin, 20 Desember 2021. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum )

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Menjelang perayaan Natal tahun 2021, umat Katolik di Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto membuat pohon Natal dari sapu lidi.

Pohon setinggi kurang lebih 5 meter dan diameter 4 meter tersebut tersusun bertingkat dari ratusan ikat sapu lidi.

Menurut Pastor Paroki, RD Sulpicius Parjono, seperti diketahui sapu lidi digunakan untuk membersihkan sesuatu yang kotor agar menjadi bersih.

Lantaran sekarang berlangsung pandemi Covid-19, maka keberadaan sapu lidi dalam pohon natal itu merupakan simbol sebuah harapan agar Covid-19 segera hilang dan bersih dari muka bumi.

Baca Juga: Media Sosial Jadi Celah Pelaku Penyelundupan Migran Bujuk Korban

Sedangkan dalam pohon natal ini, Covid-19 disimbolkan dengan ornamen bola-bola yang berwarna-warni.

Oleh karena itu, dengan semua pihak bergerak dan bekerja sama untuk menghilangkan Covid-19, maka makin lama keberadaan Covid-19 semakin terkendali.

"Dan Banyumas sendiri saat ini sudah berada di (PPKM) level 1," ujarnya.

Meski sekarang sudah relatif terkendali, namun semua pihak tidak boleh lengah dengan kondisi tersebut. Apalagi sekarang sudah ada varian baru, yakni Omicron.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geguritan 'Cianjur Nangis Nggaur' Karya Wanto Tirta

Senin, 28 November 2022 | 11:20 WIB
X