Gumbeng dan Krinding, Kesenian Langka Bercorak Agraris itu Masih Lestari di Desa Tlaga, Gumelar

- Minggu, 12 Desember 2021 | 16:15 WIB
GUMBENG: Grup seni Gumbeng Yaka Laras Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar saat memainkan alat musik gumbeng beberapa waktu lalu.(SM Banyumas/dok Ds Tlaga) .
GUMBENG: Grup seni Gumbeng Yaka Laras Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar saat memainkan alat musik gumbeng beberapa waktu lalu.(SM Banyumas/dok Ds Tlaga) .


BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Dua dari delapan kesenian tradisional yang
sudah jarang ditemukan di wilayah Banyumas yang lain, hingga kini masih lestari di wilayah Desa Tlaga Kecamatan Gumelar.

Dua seni tradisional itu antara lain gumbeng dan krinding yang kemarin turut serta dan memenangi juara harapan 1 dalam Festival Kesenian Langka di Kabupaten Banyumas.

Sementara kesenian tradisional lainya adalah sintren, ebeg, kentongan, ronggeng/lengger, terbangan.

Baca Juga: Daftar Juara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Ini Kategori yang Diraih Desa Cikakak dari Banyumas

Kepala Desa Tlaga, Riswoto mengatakan untuk gumbeng dan krinding adalah kesenian bercorak agraris.

Di mana bahan untuk membuat alat dua seni tradisional ini adalah mayoritas terbuat dari bambu.

"Untuk krinding itu seperti seruling kecil, namun ada lidi pohon aren untuk membuat nada khusus dengan menarik maju mundur lidi yang masuk ke dalam ruas bambu tersebut. Adapun  pelengkapnya adalah seruling untuk memberi nada lagunya dan dimainkan berkelompok," katanya.

Baca Juga: Kangen Nonton Dieng Culture Festival, Ini Jadwal Acara dan Link Live Streaming DCF 2021

Sementara untuk gumbeng adalah alat musik yang dibuat dari ruas batang bambu wulung yang dibuat sedemikian rupa. Sebagian kulit bambu itu sengaja dikupas dan dijadikan semacam senar dan diganjal potongan bambu kecil.

Sambil memainkan alat musik tradisional ini, penabuh juga akan menyanyikan tembang dolanan khas rakyat petani.

Halaman:

Editor: Susanto

Artikel Terkait

Terkini

Pengembangan Pariwisata Tidak Bisa Sendiri

Kamis, 19 Januari 2023 | 19:22 WIB

Imbas PPKM Dicabut, Sektor Wisata Mulai Bergeliat

Selasa, 3 Januari 2023 | 19:46 WIB

Sambut Nataru, PT KAI Operasikan Kereta Paranomic

Selasa, 27 Desember 2022 | 09:44 WIB
X