Berwisata ke Purbalingga, Tingkatkan Imunitas Tanpa Khawatir Korona

- Minggu, 14 November 2021 | 09:17 WIB
WISATAWAN GOA LAVA: Sepasang muda-mudi tengah mengunjungi Goa Lava Purbalingga, Sabtu (13/11/2021) siang. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sudah mengantongi sertifikat CHSE, menjamin wisatawan aman dan nyaman tanpa khawatir terpapar Covid-19. (SM Banyumas/Ryan Rachman)
WISATAWAN GOA LAVA: Sepasang muda-mudi tengah mengunjungi Goa Lava Purbalingga, Sabtu (13/11/2021) siang. Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sudah mengantongi sertifikat CHSE, menjamin wisatawan aman dan nyaman tanpa khawatir terpapar Covid-19. (SM Banyumas/Ryan Rachman)

MENDUNG mulai menyelimuti lagit di sekitar kaki Gunung Slamet, Sabtu (13/11/2021) siang. Deretan pohon pinus di area objek wisata Goa Lava di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga mulai tertutup kabut tipis. Di salah satu sudut, sejumlah remaja tengah asyik bergaya mengikuti sesi pemotretan untuk album foto.

"Sedang foto-foto untuk album kenangan perpisahan sekolah," kata salah satu dari mereka yang mengaku berasal dari Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang itu.

Di sudut lain, sejumlah pengunjung nampak berjalan memasuki goa dan menjelajahi isi perut bumi itu. Mereka dibuat takjub dengan struktur lorong yang terbentuk dari lelehan lava pijar jutaan tahun lalu. Terlebih lagi sekarang ada lampu warna-warni yang membuat goa itu tidak terkesan seram.

Baca Juga: Pandemi Mendera, Produk Panel Dinding Limbah Kayu Jati Asal Purbalingga Tetap Lancar Ekspor ke Belanda

Sepasang muda-mudi berhenti di depan Sendang Drajat alias Pancuran Slamet. Maskernya dilepas sebentar, lalu diambilnya air jernih yang tak pernah surut di sendang itu dan diusapkan ke wajah mereka. Air dari sendang ini dipercaya akan menambah cantik dan tampan. Masker dipakai lagi dan keduanya melanjutkan menelusuri goa.

Hingga sampai di area paling terang di tengah goa. Cahaya dari atas masuk ke gola melalui lubang besar di atasnya. Keduanya duduk di bangku kecil, tepat di bawah pilar cahaya. Gawai dikeluarkan dari saku lalu keduanya berswafoto mengabadikan momen romantis mereka.

"Ini baru pertama kali kami berdua ke sini. Mumpung tempat wisata sudah boleh dibuka," kata Ardi yang mengaku datang dari Pemalang Kota.

Baca Juga: Setelah Pengunjung Pusat Perbelanjaan, Giliran Swab Random Pengunjung Angkringan dan Cafe

Sebelum masuk ke tempat wisata ini, keduanya terlebih dulu mencuci tangan dengan sabun di wastafel yang sudah disediakan pengelola di depan gerbang. Tidak hanya itu, keduanya dicek suhu tubuhnya dan masih harus membasuh tangan dengan penyanitasi tangan.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Lampion Hiasi Langit Malam Dieng

Sabtu, 3 September 2022 | 10:02 WIB
X