Lima Anak Gimbal Ikuti Ruwat Cukur Rambut Gimbal, Apa Saja Permintaannya?

- Selasa, 2 November 2021 | 20:50 WIB
RUWAT RAMBUT GIMBAL: Upacara ruwat anak rambut gimbal dimulai oleh sesepuh adat Dieng, Mbah Sumanto pada puncak acara Dieng Culture Festival yang digelar secara hybrid di Kompleks Pendopo Budaya Dieng, Selasa, 2 November 2021. (SMBanyumas/Castro Suwito)
RUWAT RAMBUT GIMBAL: Upacara ruwat anak rambut gimbal dimulai oleh sesepuh adat Dieng, Mbah Sumanto pada puncak acara Dieng Culture Festival yang digelar secara hybrid di Kompleks Pendopo Budaya Dieng, Selasa, 2 November 2021. (SMBanyumas/Castro Suwito)

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com - Sebanyak lima anak berambut gimbal menjalani ruwat cukur rambut gimbal pada puncak acara Dieng Culture Festival (DCF) XII di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Selasa, 2 November 2021.

Gelaran DCF di masa pandemi Covid-29 ini dilaksanakan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa Alif Faozi mengtaakan, kali ini merupakan DCF kedua yang digelar di masa pandemi.

Meski dilaksanakan dengan sederhana, namun tidak mengurangi kehikmatan dan semangat masyarakat Desa Dieng Kulon untuk menggelar festival tahunan tersebut.

Baca Juga: Kangen Nonton Dieng Culture Festival, Ini Jadwal Acara dan Link Live Streaming DCF 2021

"Kami bersama teman-teman semangat untuk membantu pelaku seni dan budaya walaupun penuh dengan keprihatinan di masa pandemi ini," katanya.

Dia mengatakan, gelaran DCF 2021 di masa pandemi ini dilaksanakan secara hibrid, yakni perpaduan antara gelaran seni budaya yang dilaksanakan terbatas tanpa wisatawan dan disiarkan secara dalam jaringan (daring) melalui kanal YouTube Dieng Pandawa.

Oleh karena itu, masyarakat bisa mengikuti setiap rangkaian acara DCF 2021.

Alif menuturkan, ritual cukur rambut gimbal diikuti oleh lima anak.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungan Wisatawan ke Curug Gomblang Mulai Normal

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:25 WIB
X