Baturraden Masih Sepi, Pelaku Usaha Pariwisata Minta Penerapan Ganjil Genap Dievaluasi

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 07:58 WIB
ARAHKAN KENDARAAN Polisi mengarahkan kendaraan roda empat berpelat nomor genap untuk memutar arah saat hendak memasuki kawasan wisata Baturraden pada uji coba ganjil genap di Simpang Tiga Langen Tirto, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu, 25 September 2021. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)
ARAHKAN KENDARAAN Polisi mengarahkan kendaraan roda empat berpelat nomor genap untuk memutar arah saat hendak memasuki kawasan wisata Baturraden pada uji coba ganjil genap di Simpang Tiga Langen Tirto, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu, 25 September 2021. (SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pelaku usaha pariwisata di kawasan wisata Baturraden meminta pemerintah setempat mengevaluasi penerapan aturan ganjil genap kendaraan yang sempat diuji coba 25-26 September lalu.

Pasalnya, mereka khawatir pemberlakuan pembatasan tersebut justru mengurangi tingkat kunjungan wisatawan.

Ketua Umum BPC PHRI Banyumas, Irianto mengatakan, saat penerapan ganjil genap tersebut, pihaknya mengalami kerugian.

Sebab, banyak tamu yang kebingungan mencari jalan masuk menuju hotel yang dikelolanya.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba Ganjil Genap di Jalur Baturraden, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

"Sebagai pelaku usaha kami dirugikan, tamu kebingungan mencari jalan ke arah Baturraden karena plat nomor kendaraannya tidak sesuai dengan tanggal penerapan aturan tersebut. Akhirnya mereka batal berkunjung atau menginap," tuturnya, Kamis, 28 Oktober 2021.

Menurut Irianto, sejak diperbolehkan beroperasi kembali, kawasan wisata Baturraden belum pulih maksimal.

Sebagian besar objek wisata hanya dikunjungi 5-10 persen wisatawan dari kapasitas.

"Sebenarnya kawasan wisata Baturraden itu tidak ramai. Belum pulih sepenuhnya. Makanya kemarin hanya berlaku 25-26 (September) saja," kata dia.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungan Wisatawan ke Curug Gomblang Mulai Normal

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:25 WIB
X