Agar Mahir Jualan, 365 Perajin UKM di Borobudur Harus Akrab Dengan Teknologi Digital

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:56 WIB
Kepala Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Suzana Teten Masduki didampingi  Ketua Dekranasda Jawa TengahAtiqoh Ganjar Pranowo, secara resmi membuka gelaran itu, di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Selasa  12 Oktober 2021 (SM Banyumas/dok humas Jateng).
Kepala Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Suzana Teten Masduki didampingi Ketua Dekranasda Jawa TengahAtiqoh Ganjar Pranowo, secara resmi membuka gelaran itu, di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Selasa 12 Oktober 2021 (SM Banyumas/dok humas Jateng).


MAGELANG, suaramerdeka-banyumas.com– 365 usahawan kecil dan menengah (UKM) di sekitar wisata Candi Borobudur Kabupaten Magelang diminta semakin akrab dengan teknologi untuk memperluas pasar unggulan mereka.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Suzana Teten Masduki, secara resmi membuka gelaran pelatihan dari Kementerian Kopeasi UKM bersinergi Dekranas itu, di Balkondes Ngadiharjo, Borobudur, Selasa 12 Oktober 2021. 

Agenda itu, bertujuan meningkatkan kemampuan dan literasi digital, agar sektor tersebut dapat menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19 sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng.

Baca Juga: Tak Mempunyai KTP, Warga Demak Tetap Bisa Ikut Vaksinasi

Pelatihan tersebut meliputi manajemen e-commerse, manajemen ekspor, digitalisasi produk, teknik fotografi, optimalisasi sosial media, hingga menjangkau modal melalui perbankan.

Ia menyebut, pada pelatihan kali ini fokus pada UKM wastra (kain nusantara). Namun demikian, beberapa pelaku usaha di luar wastra seperti pengelola penginapan skala kecil pun ikut serta.

Ia menyebut, produk UKM asal Jateng memiliki kualitas unggul, namun, dari sisi pengemasan perlu ditingkatkan.

Baca Juga: Sukses di PON XX Papua, Dinda Melaju ke Sea Games dan ASEAN Games

UKM di Jateng dari sisi pembinaan, akses modal dan teknikal produk sudah tinggi. Tinggal pengemasannya saja supaya sale able mempunyai daya jual tinggi,” ungkapnya.

Suzana menambahkan, agar para pelaku UKM di Jawa Tengah akrab dengan teknologi.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengelola Wisata Desa Gencarkan Promosi lewat Medsos

Selasa, 21 September 2021 | 09:30 WIB
X