'Heritage on Wheels', Menikmati Sensasi Jalan-jalan Kota Kebumen dengan Bus Tua

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 15:26 WIB
Bus tua milik PO Sumber Alam meluncur di sekitar Alun-alun Kebumen, Jawa Tengah pada peluncuran paket wisata sejarah, 'Heritage on Wheels Kebumen', Sabtu, 2 Oktober 2021. (SMBanyumas/ istimewa)
Bus tua milik PO Sumber Alam meluncur di sekitar Alun-alun Kebumen, Jawa Tengah pada peluncuran paket wisata sejarah, 'Heritage on Wheels Kebumen', Sabtu, 2 Oktober 2021. (SMBanyumas/ istimewa)

KEBUMEN, suaramerdeka-banyumas.com – Dua buah bus tua, keluar dari area Pendapa Rumah Dinas Bupati Kebumen, Sabtu, 2 Oktober 2021, menandai peluncuran paket wisata sejarah kota bertajuk, 'Heritage on Wheels Kebumen'.

Atraksi wisata baru ini bakal mengajak pengunjung berkeliling kota dan mengunjungi objek bersejarah di wilayah Kebumen, Jawa Tengah.

Bus tua ini yang digunakan merupakan kendaraaan milik PO Sumber Alam yang telah menjajaki kerja sama untuk pengembangan wisata di Kebumen.

Peluncuran Wisata Heritage Kota Kebumen berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati bersama Crew Bus PO Sumber Alam, Sabtu pagi.

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, Film Pelajar Banjarnegara Dominasi Kompetisi FFP 2021

"Pariwisata, begitu dijadikan inti dari perekonomian dan ditetapkan sebagai sektor andalan, dampaknya akan meluas. Contohnya adalah Bali. Untuk itu, kita juga harus jeli melihat peluang kepariwisataan. Pasar utama pariwisata kita di masa depan adalah generasi milineal," kata Bupati Arif Sugiyanto di sela peluncuran paket wisata 'Heritage on Wheels Kebumen'.

Arif mengatakan, adanya wisata sejarah Kota Kebumen akan melengkapi sajian wisata di kabupaten pesisir tersebut.

Bukan hanya sekedar wisata alam berupa pegunungan dan pantainya yang indah, tapi Kebumen juga punya wisata kota dengan kearifan lokal dan budayanya yang masih terjaga.

"Jadi wisata Heritage Kota Kebumen bisa menjadi alternatif ya, para wisatawan dari luar kota yang mengunjungi Kebumen sekarang tidak lagi melulu pergi ke laut, tapi perlu juga melihat kota Kebumen untuk budaya dan sejarahnya," kata dia.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X