Soal Aturan Ganjil Genap di Baturraden, Polisi: Kita Ingin Lindungi Masyarakat

- Rabu, 22 September 2021 | 13:10 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes cepat antigen kepada sejumlah pengunjung Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, beberapa waktu lalu.  ((SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono))
Petugas kesehatan melakukan tes cepat antigen kepada sejumlah pengunjung Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, beberapa waktu lalu. ((SMBanyumas/Nugroho Pandhu Sukmono))

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Kebijakan ganjil genap di jalur menuju kawasan wisata Baturraden bakal berlaku mulai pekan depan.

Kebijakan itu bertujuan untuk membatasi mobilitas wisatawan yang datang ke sejumlah destinasi wisata di lereng Gunung Slamet ini.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim mengatakan, kebijakan tersebut diterapkan untuk melindungi masyarakat setempat.

Baca Juga: Sudah Diverifikasi, 42 Objek Wisata di Banyumas Siap Buka Kembali

Selain itu, berdasarkan pantauan yang dilakukan akhir pekan lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung mulai mengalami peningkatan.

"Ini yang harus diantisipasi. Kita ingin melindungi masyarakat, jangan sampai ada kasus Covid-19 di objek wisata. Minggu (19 September 2021) kemarin, ada 1.000 (wisatawan) lebih. Itu hanya di Lokawisata Baturraden," katanya saat ditemui pada kegiatan Vaksinasi Merdeka, di Universitas Wijayakusuma Purwokerto, Rabu, 22 September 2021.

Menurutnya, kebijakan tersebut berlaku hanya untuk wisatawan yang datang. Sementara warga Baturraden, tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

Baca Juga: Percepat Herd Immunity, Pedagang di Kawasan Wisata Baturraden Akan Divaksin

Di sisi lain, Kapolresta juga memuji sikap masyarakat Baturraden yang menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengelola Wisata Desa Gencarkan Promosi lewat Medsos

Selasa, 21 September 2021 | 09:30 WIB
X