Jateng Terendah, Berikut Daftar Upah Minimum Provinsi 2023 yang Ditetapkan Gubernur

- Rabu, 30 November 2022 | 10:03 WIB
Ilustrasi  besaran kenaikan upah buruh (Pixabay/EmAji )
Ilustrasi besaran kenaikan upah buruh (Pixabay/EmAji )

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com - Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah Tahun 2023 mengalami kenaikan 8,01 persen menjadi Rp1.958.169,69.

Kendati demikian, angka ini ternyata merupakan UMP terendah di Indonesia. Menariknya, DI Yogyakarta tak lagi menjadi daerah dengan UMP paling rendah.

Dikutip dari laman kemnaker.go.id, sesuai Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, sebanyak 33 provinsi telah menetapkan UMP yang diumumkan oleh Kementerian Tenaga Kerja pada Selasa, 29 November 2022.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengajak semua pihak menaati dan mengimplementasikan Keputusan Gubernur terkait UMP tahun 2023.

Baca Juga: Amanda Manopo Dipuji, Cantik Sejak Kecil, Pakai Baju Apapun Cantik, Ini Sekilas Profilnya

Selain formula penghitungan UMP, Permenaker tersebut juga mengatur batas waktu penetapan UMP tahun 2023, selambat-lambatnya pada 28 November 2022.

Adapun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) ditetapkan selambat-lambatnya pada 7 Desember 2022.

Berdasarkan data UMP yang telah dilaporkan ke Kemnaker, Provinsi Sumatera Barat mengalami kenaikan UMP tertinggi yang mencapai 9,15%.

Sebelumnya, UMP tahun 2022 sebesar Rp2.512.539,00 naik menjadi Rp2.742.476,00 di tahun 2023.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Sumber: kemnaker.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Petani Milenial Banyumas Genjot Pemasaran Online

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:21 WIB

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X