Kemiskinan Ekstrem di Purbalingga: BPS Catat 2,19 Persen Warga, Data Kemen PMK Ada 45 Ribu Keluarga

- Kamis, 10 November 2022 | 15:57 WIB
SERAHKAN SANTUNAN: Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Jainudin menyerahkan santunan kepada ahli waris di Gedung Graha Adiguna Pendapa Dipokusumo Purbalingga, (SMBanyumas/Ryan Rachman)
SERAHKAN SANTUNAN: Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Jainudin menyerahkan santunan kepada ahli waris di Gedung Graha Adiguna Pendapa Dipokusumo Purbalingga, (SMBanyumas/Ryan Rachman)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Pada 2022 ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat di Kabupaten Purbalingga masih terdapat 2,19 persen warga yang masuk golongan miskin ekstrem.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan, pihaknya sudah memerintah seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk mengintervensi warga miskin ekstrem tersebut.

"Bersama-sama, fokus pada yang 2,19 persen. Tahun depan, ditargetkan angka kemiskinan ekstrem bisa turundi angka 1,05 atau 1,1 persen," katanya saat menerima rombongan Staf Ahli Presiden, Pejabat Kementerian PMK dan sejumlah pimpinan BUMN di Graha Adiguna Kompleks Pendapa Dipokusumo, Purbalingga, Rabu, 9 November 2022.

Di sisi lain, berdasarkan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) dari Kementerian PMK, di Purbalingga masih ada 45.284 keluarga yang masuk ke dalam Desil 1 atau keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah atau miskin ekstrem.

Baca Juga: Jumlah Warga Miskin Banyumas Meningkat Akibat Pandemi Covid-19

Data ini lebih rinci berdasarkan nama dan alamat.

"Nah, dari data ini, nantinya intervensi kegiatan-kegiatan Pemkab akan diarahkan ke sana. Mereka itu butuhnya apa, apakah RTLH atau kredit usaha atau yang lain? Kita identifikasi mereka," katanya.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Arif Budimanta meminta agar Bupati segera menetapkan nama-nama dan alamat valid yang termasuk dalam miskin ekstrem.

Setidaknya Bupati membuat SK penetapan paling lama pada akhir bulan ini.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Petani Milenial Banyumas Genjot Pemasaran Online

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:21 WIB

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X