Meraih Asa Lewat Deru Knalpot

- Kamis, 10 November 2022 | 15:22 WIB
Foto suaramerdekPENDAMPINGAN UMKM: Fasilitator Rumah BUMN CSR Pertamina tengah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM produsen knalpot JMR di RT 14 RW 7 Kadus 3 Dusun Kedungjampang, Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Selasa, 9 November 2022 sore. (SM Banyumas/Ryan Rach.
Foto suaramerdekPENDAMPINGAN UMKM: Fasilitator Rumah BUMN CSR Pertamina tengah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM produsen knalpot JMR di RT 14 RW 7 Kadus 3 Dusun Kedungjampang, Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Selasa, 9 November 2022 sore. (SM Banyumas/Ryan Rach.

GERIMIS deras jatuh dari langit di Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, Selasa, 9 November 2022 sore. Tak jauh dari jalan kabupaten, tepatnya di RT 14 RW 7 Kadus 3 Dusun Kedungjampang, sekitar 20 meter selatan jalan setelah tanjakan kecil, ada sebuah rumah yang tidak terlalu megah. Bahkan mungkin bisa dibilang cukup berantakan. Di dinding dekat pintu tergantung papan bertuliskan JMR.

Di antara suara gerimis yang jatuh di atap seng, terdengar suara dentangan palu yang dipukulkan ke plat steinless. Suara itu berasal dari workshop berukuran 6x6 meter di samping rumah itu. Seorang remaja, Inda Budi, tengah membuat selongsong dari plat itu. Selongsong dibuat sepresisi mungkin meskipun dibuat secara manual. Di sebelahnya, tertumpuk sejumlah selongsong yang sudah jadi.

Di samping remaja itu, terlihat kilatan cahaya putih beberapa kali. Ternyata rekannya, Dwi Retnowo tengah merekatkan ujung plat dengan las listrik sehingga jadilah selongsong yang sempurna. Selongsong ini adalah bagian utama dari selincer. Nantinya di dalamnya akan diisi dengan gasbul dan saringan lalu disambung dengan leher angsa dan penutup.

Baca Juga: Sumbadi Minta Maaf, Gus Luqman: Proses Hukum Jalan Terus

"Hari ini kami mendapatkan pesanan knalpot untuk motor trail dari customer di Kalimantan, Kerinci, Jakarta dan Lampung. Modelnya beda-beda dan custom. Jadi pengerjaannya harus detail dan cukup lama," kata Dwi.

JMR adalah salah satu brand knalpot asal Purbalingga yang cukup dikenal di luar kota. Ada sosok Jaiz Muntohar (34) yang memiliki usaha ini. Dulu, selepas lulus MTs Muhammadiyah Karangreja, dia tidak melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Dia memilih untuk bekerja serabutan. Terakhir, dia bekerja di salah satu bengkel sepeda motor di desanya.

Pada medio 2014, saat sosial media Facebook sedang booming, dia mulai ikut-ikutan seperti anak-anak muda Purbalingga lainnya. Yakni, menambah penghasilan menjual knalpot dengan cara memromosikannya melalui Facebook. Dia memotret knalpot buatan orang lain lalu mengunggahnya di Facebook.

Baca Juga: Ketua Libas Sumbadi Sampaikan Klarifikasi dan Permohonan Maaf, Ini Lengkapnya

"Dulunya, kalau ada yang beli, saya ambil dari tempat lain. Tidak ada merknya. Satu demi satu pesanan dari luar kota mulai berdatangan. Lalu saya bikin emblem merk JMR dan ditempelkan ke knalpot yang polosan. JMR itu singkatan. Jaiz nama saya, Muffler artinya knalpot dan Racing artinya balapan," kata Jaiz.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X