Masih Sedikit, Pekeja Sektor Pertanian yang Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

- Sabtu, 24 September 2022 | 07:36 WIB
BPJS Ketenagakerjaan menyosialisasikan  program bagi petani melalui para penyuluh.(SM Banyumas/Gayhul Dhka)
BPJS Ketenagakerjaan menyosialisasikan program bagi petani melalui para penyuluh.(SM Banyumas/Gayhul Dhka)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - BPJS Ketenagakerjaan Cilacap melakukan sosialisasi program kepada para koordinator lapangan penyuluh pertanian di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Selasa 20 September 2022.

Dalam sosialisasi diketahui bila koordinator lapangan penyuluh pertanian di Cilacap mengkoordinasikan 22 balai penyuluh pertanian dengan anggota 26 sampai dengan 29 kelompok tani.

Dari jumlah kelompok tani yang ada, potensi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor pekerja pertanian di wilayah Kabupaten Cilacap sebanyak 179.910.

Baca Juga: Dari 726 Karya Budaya Jateng, Baru 103 yang Tercatat dan Ditetapkan Warisan Budaya Tak Benda

Tetapi dari jumlah tersebut, yang telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan masih sangat sedikit.

Hal ini karena masih banyak yang belum mendapatkan sosialisasi atau teredukasi tentang pentingnya manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cilacap Dewi Manik Imannury mengatakan, pihaknya menggandeng koordinator lapangan penyuluh, untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya program BPJS Ketengakerjaan khususnya kepada para pekerja sektor pertanian.

Baca Juga: Tahukah Kamu: Sidekah Ketupat, Tradisi Bakti Warga Dayeuhluhur Sejak Perjalanan Ziarah Raja-Raja Pasundan

"Selanjutnya BPJS akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pihak terkait dan memaksimalkan akuisisi peserta, sehingga para pekerja dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan," tutup dia.***

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Beras Mencukupi hingga Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2022 | 06:15 WIB
X