Organda Banyumas: Pemerintah Perlu Pertimbangkan Pembatasan Kepemilikan Kendaraan

- Selasa, 13 September 2022 | 07:56 WIB
KENDARAAN PADAT: Jalur Purwokerto Bumiayu dipadati berbagai jenis kendaraan meskipun telah diadakan pelebaran jalan nasional tersebut.(SM Banyumas/Susanto)
KENDARAAN PADAT: Jalur Purwokerto Bumiayu dipadati berbagai jenis kendaraan meskipun telah diadakan pelebaran jalan nasional tersebut.(SM Banyumas/Susanto)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan soal regulasi pembatasan jumlah kepemilikan kendaraan bermotor bagi warganya.

Hal itu disampaikan Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) Banyumas, Is Heru Permana menanggapi makin tersisihnya angkutan umum yang dikelola swasta saat ini.

Selain itu tingginya minat penggunaan sepeda motor juga menjadi permasalahan tersendiri jika dibandingkan dengan jumlah volume jalan.

Baca Juga: Bentuk Karakter Cinta Tanah Air, Kwarran Kembaran Angkat Budaya Lokal via VLog Edukatif

"Sekarang banyak orang mengandalkan sepeda motor. Satu rumah, karena jumlah anggota lima, bisa punya motor lima. Padahal volume jalan tiap tahun tetap, sehingga jalanan penuh," jelasnya.

Heru menyatakan pernah mendengar informasi kalau jumlah sepeda motor yang keluar dari dealer tiap bulan mencapai ribuan buah dalam satu kabupaten.

Kemudahan kredit kendaraan bermotor juga membuat masyarakat cenderung permisif untuk mudah memiliki kendaraan bermotor.

Baca Juga: Polres Banjarnegara Distribusikan 1500 Paket Bansos Polda

"Sekarang cukup dengan uang Rp 600 ribu bahkan Rp 0 juga bisa membawa sepeda motor karena uang muka sangat terjangkau. Inilah menjadikan semua orang bisa memiliki sepeda motor," katanya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Beras Mencukupi hingga Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2022 | 06:15 WIB
X