Tekanan Inflasi Juli 2022 di Purwokerto dan Cilacap Turun

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 11:57 WIB
PEDAGANG di Pasar Induk Ajibarang melayani pembeli dan saat ini harga cabai sedang melonjak.(SM Banyumas/Susanto)
PEDAGANG di Pasar Induk Ajibarang melayani pembeli dan saat ini harga cabai sedang melonjak.(SM Banyumas/Susanto)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Tekanan inflasi pada Juli 2022 di Kota Purwokerto dan Cilacap cenderung turun.

Pada Juli 2022, tingkat inflasi Purwokerto dan Cilacap masing-masing tercatat sebesar 0,39% (mtm) dan 0,35% (mtm).

Inflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 0,59% (mtm) dan 0,71% (mtm).

Inflasi pada kedua daerah salah satunya didorong oleh kenaikan harga komoditas cabai, bawang merah dan daging ayam ras.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Rony Hartawan, kenaikan harga komoditas cabai dan bawang merah disebabkan oleh menurunnya pasokan akibat faktor cuaca.

Baca Juga: Inflasi Jateng 0,85%, Ini Langkah Strategis yang Disiapkan Gubernur Ganjar

"Curah hujan yang tinggi mendorong peningkatan hama dan penyakit tanaman," ujarnya, Selasa 2 Agustus 2022.

Sementara kenaikan harga daging ayam ras dipengaruhi oleh kanaikan harga pakan.

Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas yang mengalami koreksi harga, seperti minyak goreng, bawang putih, beras, emas perhiasan dan gula pasir.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Beras Mencukupi hingga Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2022 | 06:15 WIB

BPJamsostek Sasar Pekerja Jasa Kontruksi

Kamis, 17 November 2022 | 11:58 WIB

BRI Borong Tiga Penghargaan Jambore PR Indonesia

Minggu, 13 November 2022 | 17:45 WIB
X