Moeldoko Nyatakan Pasokan Gandum Tergantung Rusia Ukraina, Siap-siap Harga Mie Instan, Minyak dan Pupuk Naik

- Jumat, 22 Juli 2022 | 21:24 WIB
Ilustrasi Mie Instan (Ghina Atika)
Ilustrasi Mie Instan (Ghina Atika)

SALATIGA, suaramerdeka-banyumas.com- Kenaikan harga sejumlah komoditas berbahan baku gandum termasuk mie instan dinilai tak dapat dihindari sebagai dampak dari perang Rusia Ukraina.

Pasalnya pasokan dan distribusi gandum dan pupuk dunia hingga saat ini masih tergantung di dua negara tersebut dan bisa memicu krisis pangan dunia.

“Hampir 30 persen gandum dunia di-support dari Rusia dan Ukraina. Itu akan mengubah situasi yang luar biasa,” kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dalam Seminar Wawasan Kebangsaan di Universitas Kristen Satya Wacana, Senin 18 Juli 2022.

Baca Juga: Autopsi Ulang itu Pembukitan Akhir Memastikan Sebab Kematian

Kelangkaan dan kenaikan harga gandum akan berdampak terhadap harga mi instan karena gandum merupakan salah satu bahan utamanya.

“Apa dampaknya ke Indonesia? Harga Supermie, Indomie, dan tetek bengeknya mi akan naik, nggak bisa dihindari,” lanjut Moeldoko.

Saat ini, harga mi instan yang dijual di pasaran adalah sekitar Rp2.000-Rp3.500. Sementara untuk yang berukuran jumbo sekitar Rp4.000-Rp5.000.

Baca Juga: Danar Widianto Rilis Video Klip 'Dulu', Lagu yang Bikin Si Anak Senja Populer

Selain itu, perang Rusia-Ukraina juga menyebabkan adanya kenaikan harga minyak dan pupuk dunia.

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Petani Milenial Banyumas Genjot Pemasaran Online

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:21 WIB

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X