Operasi Pasar: Minyak Goreng Diserbu Emak-emak, Ludes dalam 15 Menit

- Rabu, 23 Februari 2022 | 23:07 WIB
OPERASI PASAR: Pedagang  membawa karton berisi minyak goreng kemasan saat pelaksanaan operasi pasar di Pasar Wage Purwokerto, Rabu, 23 Februari 2022.  (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum  )
OPERASI PASAR: Pedagang membawa karton berisi minyak goreng kemasan saat pelaksanaan operasi pasar di Pasar Wage Purwokerto, Rabu, 23 Februari 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum )

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas mendistribusikan 25.200 liter minyak goreng kepada pedagang di sembilan pasar melalui Operasi Pasar yang digelar selama tiga hari.

Namun, sesaat setelah dibagikan pembeli langsung menyerbu.

Dalam pantauan pada beberapa kios di Pasar Wage Purwokerto, Rabu, 23 Februari 2022, tiap pedagang mendapat jatah masing-masing 4 karton minyak goreng berisi 12 liter setiap kardus.

Setelah menandatangani pernyataan menjual kembali dengan harga Rp 14.000 per liter, mereka bergegas kembali ke kios.

Baca Juga: Pemkab Cilacap Gelontorkan 10.800 Liter Minyak Goreng dalam Operasi Pasar

Sekira 15 menit, minyak goreng yang dibawa langsung ludes.

"Sudah habis mas. Coba di toko lain," ujar Warko (30) salah satu pedagang di lantai 1, Rabu, 23 Februari 2022.

Pengelola toko kelontong itu mengakui, pasokan minyak goreng di tokonya berkurang sejak awal Februari.

Hal itu terjadi justru setelah pemerintah menerapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Petani Milenial Banyumas Genjot Pemasaran Online

Minggu, 29 Januari 2023 | 21:21 WIB

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X