Kelangkaan Minyak Goreng: Pemkab Banyumas Segera Gelar Operasi Pasar

- Senin, 21 Februari 2022 | 16:33 WIB
 KOSONG: Bupati Banyumas Akhmad Husein memeriksa rak minyak goreng yang kosong di salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto saat sidak minyak goreng, Sabtu, 19 Februari 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)
KOSONG: Bupati Banyumas Akhmad Husein memeriksa rak minyak goreng yang kosong di salah satu pusat perbelanjaan di Purwokerto saat sidak minyak goreng, Sabtu, 19 Februari 2022. (SMBanyumas/Dian Aprilianingrum)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menggelar operasi pasar untuk mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng.

Sub Koordinator Seksi Informasi dan Promosi Dagang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas, Didik HNG mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan sejumlah distributor.

Dari hasil diskusi, pasokan minyak goreng tersendat mulai dari produsen atau pabriknya.

Sejak awal tahun, pasokan ke distributor hanya 20 persen dibanding saat pengiriman normal.

Baca Juga: Tempe dan Tahu Sulit Dicari, Dinperindag Banyumas Pastikan Stok Kedelai Tetap Aman

"Penyebab utama ya kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar Internasional yang tinggi. Jadi produsen lebih suka ekspor. Pemerintah pusat sudah mengatur kebijakan dengan harga eceran tertinggi (HET) serta memberlakukan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic price Obligation (DPO). Tapi sepertinya belum maksimal," jelasnya ketika ditemui Senin, 21 Februari 2022.

Untuk membantu masyarakat dan kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pihaknya akan menggelar kegiatan operasi pasar.

Didik menargetkan, kegiatan itu akan berjalan mulai pekan ini secara bertahap.

"Saya targetkan minggu ini," ujarnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Stok Beras Mencukupi hingga Akhir Tahun

Jumat, 25 November 2022 | 06:15 WIB
X