Warga Minta Harga Minyak Goreng Terjangkau dan Stabil

- Rabu, 2 Februari 2022 | 09:36 WIB
Kepala Bidang Stabilitas Harga, Pengembangan Ekspor, dan Standarisasi DPKUKM Cilacap Titi Suwarni memantau harga minyak goreng di pasar modern, Rabu 19 Januari 2022.( SM Banyumas/dok)
Kepala Bidang Stabilitas Harga, Pengembangan Ekspor, dan Standarisasi DPKUKM Cilacap Titi Suwarni memantau harga minyak goreng di pasar modern, Rabu 19 Januari 2022.( SM Banyumas/dok)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Menyusul ditetapkannya harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng oleh pemerintah mulai 1 Februari 2022 ini, warga berharap agar harga benar-benar terjangkau dan stabil.

Warga Pekuncen, Rakhmawati mengatakan sempat heran kenapa beberapa waktu lalu, harga minyak goreng kemasan bisa melebihi angka Rp 20 ribu perliter. Akibatnya hal itu membuat anggaran belanja rumah tangga naik.

"Sementara ketika kemarin ada operasi pasar ataupun subsidi minyak goreng kami tak kebagian. Karena minimarket sudah diserbu warga," jelasnya.

Baca Juga: Ini Cara Masyarakat Kalitanjung Lakukan Rirual Adat Adat Tolak Bala

Untuk itulah ia berharap pemerintah dapat terus memantau kondisi pasar terutama harga minyak goreng. Jangan sampai beban ekonomi masyarakat terus saja meningkat di saat pandemi ini.

"Kami berharap pantauan harga benar-benar dilaksanakan dan ada tindakan tegas dari petugas. Jangan sampai sudah ada penetapah harga eceran tertinggi, tetapi yang jual seenaknya saja," ujarnya.

Sebagaimana diketahui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mulai Selasa (1/2) kemarin sudah memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru untuk produk minyak goreng. Untuk harga minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter.

Baca Juga: Waktu Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri Dipangkas Dua Hari, Ini Syaratnya...

Dalam keterangan persnya Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta pelaku industri minyak goreng (migor) berkomitmen menjaga stabilitas harga migor di dalam negeri dengan mengisi stok migor di pasar tradisional maupun di ritel modern.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku UMKM Banyumas Didorong Masuk Anggota Asosiasi

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:14 WIB
X