Berikut ini Kronologi Kerusuhan hingga Pengamanan Polisi hingga Akhirnya Gunakan Gas Air Mata

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:40 WIB
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.  (©2022 AFP)
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (©2022 AFP)

MALANG, suaramerdeka-banyumas.com- Polda Jatim dalam konferensi persnya disampaikan kepada wartawan pada Sabtu pagi 2 Oktober 2022 di Mapolres Malang menyampaikan kronologi kejadian kerusuhan sepak bola usai laga Arema FC dan Persebaya pada 1 Oktober 2022. 

Berikut ini kronologis kejadian kerusuhan suporter pasca pelaksanaan pertandingan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruan Malang sbb :

a. Pukul 21.58 Wib setelah pertandingan selesai, pemain dan official Persebaya Surabaya dari lapangan masuk ke dalam kamar ganti pemain dan dilempari oleh suporter aremania dari atas tribun dengan botol air mineral dan lain lain.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Ini Daftar Jumlah Korban 127 Jiwa, 180 Luka-luka Beserta Rumah Sakit yang Menangani

b. Pukul 22.00 Wib saat pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain, suporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan official Arema FC, oleh petugas keamanan di lindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain.

c. Selanjutnya suporter aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan, karena suporter aremania semakin brutal dan terus menyerang aparat keamanan serta diperingatkan beberapa kali tidak dihiraukan, kemudian aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah suporter aremania yang menyerang tersebut. Kemudian aremania yang berada di tribun berlari membubarkan diri keluar stadion.

Baca Juga: Soal Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan, Ini Beberapa poin Bunyi Peraturan FIFA Soal Keamanan Stadion

d. Kemudian pihak keamanan masuk ke dalam loby dalam stadion kanjuruhan dan standby di loby depan pintu VIP.

e. Sekira pukul 22.30 Wib saat rombongan pemain dan official Persebaya Surabaya dengan menggunakan Rantis dan pengawalan akan bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, suporter aremania menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas di jalur sebelum pintu keluar stadion kanjuruhan serta melempari kendaraan rombongan dengan paving blok, botol air mineral, batu, kayu dan lain lain.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Daftar Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022

Senin, 19 Desember 2022 | 15:10 WIB

Piala Dunia 2022: Argentina Juara!

Senin, 19 Desember 2022 | 06:20 WIB

Piala Dunia 2022: Kalahkan Maroko, Kroasia Juara 3

Minggu, 18 Desember 2022 | 15:04 WIB

PSSI : BRI Liga 1 Kembali Bergulir 5 Desember 2022

Minggu, 4 Desember 2022 | 08:52 WIB

Piala Dunia 2022, Jerman Terbungkam dan Terjungkal!

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:44 WIB

Piala Dunia 2022, Korea Selatan Ditekuk Ghana 2-3

Selasa, 29 November 2022 | 08:52 WIB

Piala Dunia 2022, Australia Menang 1-0 Atas Tunisia

Selasa, 29 November 2022 | 07:25 WIB
X