Para Penyadap Getah Pinus Didorong Menjadi Peserta BPJamsostek

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 15:00 WIB
BPJamsostek Purwokerto bersama KPH Banyumas Barat melaksanakan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Desa Karangkemojing, Kecamatan Gumelar, Rabu (25/8/2021) (SMbanyumas/Puji Purwanto)
BPJamsostek Purwokerto bersama KPH Banyumas Barat melaksanakan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Desa Karangkemojing, Kecamatan Gumelar, Rabu (25/8/2021) (SMbanyumas/Puji Purwanto)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com - Para penyadap getah pinus di wilayah Kabupten Banyumas didorong menjadi peserta program BPJamsostek.

Administratur KPH Banyumas Barat Toni Kuspuja Hariyanto mengatakan, jumlah penyadap getah pinus Perhutani mencapai sekitar 10.000 orang.

Untuk wilayah Kabupaten Banyumas terdapat 2100 orang. Mereka sebenarnya telah mengikuti asuransi Amanah Githa dari Perhutani.

Namun, ada BPJamsostek memiliki program asuransi ketenagakerjaan yang dapat diikuti para penyadap.

Baca Juga: BPJamsostek Purwokerto Serahkan Santunan Kematian

Setelah mendapat sosialisasi, dari 2100 orang penyadap, tercatat 1019 orang penyadap ikut kepesertaan program BPJamsostek.

"Manfaatnya adalah ada sedikit jaminan. Jika terjadi musibah meninggal dunia langsung dapat santunan sebesar Rp 42 juta, sehingga para penyadap ini melakukan pekerjaan sudah merasakan nyaman dulu," katanya.

Toni menambahkan, pihaknya terus melakukan pendataan para penyadap yang belum terdaftar sebagai peserta BPJamsostek.

"Tapi kami tidak ada unsur paksaan. Kita cukup sosialisasi yang melibatkan atau dukungan dari pemerintah desa dan LMDH," katanya.

Halaman:

Editor: Puji Purwanto

Tags

Terkini

SPBU Baru Kini Hadir di Klampok

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:18 WIB

Benda Asing Menyala, Jatuh Menembus Atap Rumah Warga

Selasa, 30 November 2021 | 07:06 WIB

Purbalingga Sabet Juara 3 IDSD dan Krenova

Jumat, 26 November 2021 | 20:20 WIB
X