Muhtar Yusuf, Guru Madrasah ini Sukses Budidaya Melon Hidroponik Hingga Beromset Puluhan Juta...

- Senin, 16 Agustus 2021 | 09:29 WIB
HIDROPONIK NFT: Muhtar Yusuf, guru MI Muhammadiyah Karangtalun Kidul, Purwojati, Banyumas membudidayakan melon golden aroma dengan sistem hidroponik NFT selama pandemi.
HIDROPONIK NFT: Muhtar Yusuf, guru MI Muhammadiyah Karangtalun Kidul, Purwojati, Banyumas membudidayakan melon golden aroma dengan sistem hidroponik NFT selama pandemi.


BELAJAR 
otodidak dari media sosial, Muhtar Yusuf (36) Kepala MI Muhammadiyah Karangtalun Kidul, Kecamatan Purwojati, Banyumas berhasil membudidayakan melon varietas golden aroma dengan sistem hidroponik NFT. Tak sia-sia selama setahun ini ia berhasil meraup puluhan juta rupiah, selama pandemi berlangsung.

"Saya awalnya menanam lima pohon melon untuk ujicoba di depan rumah dengan hidroponik sistem tetes. Saya siram secara manual waktu itu.

Kemudian saya coba lagi 200 pohon dengan sistem hidroponik NFT tanpa greenhouse. Saya belajar dari YouTube dan artikel di google," jelas Mukhtar.

Baca Juga: Door To Door Polresta Banyumas Salurkan Bansos Dana Sekolah 

Setelah berhasil menanam 200 pohon melon itulah, ia membuat greenhouse dan menanam kembali 500 pohon. Dengan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) ia menanam melon dengan media tanam berupa air 'full'.

Dalam rangkaian paralon yang dilubangi inilah air sebagai media tanam hidroponik beserta nutrisi makanan dipompa secara periodik untuk kebutuhan tumbuh kembang melon ini.

"Ketika ada permasalahan saya buka lagi di YouTube dan cari artikel di Google. Intinya kita belajar terus, ketika ada masalah justru itu menjadi tambah ilmu baru. Jadi pandemi ini, WFH dan PPKM justru menjadi hikmah bagi saya untuk belajar di bidang lain," ujarnya.

Baca Juga: Kurang Dari 24 Jam, Dua Pelaku Pencurian Truk di Banyumas Ditangkap

Ayah dua anak ini menjelaskan untuk menanam 500 pohon melon jenis golden aroma hingga panen membutuhkan waktu 80 hari. Dibandingkan jenis melon lainnya, jenis melon ini mempunyai bentuk dan rupa buah yang unik menarik, tekstur dagingnya berwarna orange dan renyah dengan tingkat kemanisan 17 brik.

Untuk standar kebutuhan buah melon di toko buah, pasar modern dan supermarket biasanya tingkat kemanisan dipatok minimal 12 brik.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Warga Blokade Jalan ke TPA Gunung Cunil

Selasa, 25 Januari 2022 | 18:35 WIB

Guru di Banyumas Mulai Terima Vaksin Booster

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:04 WIB

Konservasi Lahan Kritis dan DAS Tak Boleh Berhenti

Senin, 17 Januari 2022 | 23:09 WIB
X