Gempa M 4,8 Guncang Laut Selatan Jawa, Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan Lengkapnya

- Selasa, 10 Agustus 2021 | 00:21 WIB
Gambar grafis gempa di Laut Selatan Jawa (SM Banyumas/ Dok BMKG)
Gambar grafis gempa di Laut Selatan Jawa (SM Banyumas/ Dok BMKG)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Gempa bumi tektonik 4,8 SR mengguncang wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa pada Senin (9/8) malam, pukul 21.35 Wib, mengacu informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Cilacap, Rendi Krisnawan menyampaikan hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan. Bahwa gempa bumi memiliki magnitudo 4.8 SR.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Rendi Krisnawan.

Baca Juga: Ada Gempa Bumi di Malam Tahun Baru Islam

Dia menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,59 LS dan 108,895 BT. Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 kilometer arah Selatan Kota Cilacap, pada kedalaman 15 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata dia gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," katanya.

Baca Juga: Pasangan Pengantin Lama pun Bisa Dapat Kartu Nikah Digital, Ini Cara Mendapatkannya...

Adapun guncangan gempa bumi ini, lanjut dia dapat dirasakan di wilayah Cilacap, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Banyumas, dan Karangnunggal (III MMI). Kemudian Garut, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, dan Pacitan (II MMI).

'Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," kata dia.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca Juga: Lebih dari 7 Jam, Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Banjarnegara

"Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," katanya.

Dia menekankan, bahwa pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.*

Halaman:
1
2

Editor: Susanto

Tags

Terkini

Perahu Terbalik, Dua Pemancing Tenggelam

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:01 WIB

Kandang Ayam Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar

Minggu, 9 Januari 2022 | 15:34 WIB

BNN Cilacap, Rehabilitasi 60 Napi di Nusakambangan

Kamis, 30 Desember 2021 | 12:08 WIB

16 Napi Highrisk, Dipindahkan ke Nusakambangan

Rabu, 29 Desember 2021 | 13:25 WIB

Pabrik Kayu di Majenang Terbakar

Senin, 27 Desember 2021 | 22:34 WIB

Pasar Kroya Kebakaran, 7 Damkar Dikerahkan

Kamis, 23 Desember 2021 | 21:04 WIB

Viral, Video Kabar Kebakaran Pasar Kroya Cilacap

Kamis, 23 Desember 2021 | 18:28 WIB
X