Tilang Elektronik Terintegrasi Drone Diujicoba Ditlantas Polda Jateng di Cilacap, Ini Sasarannya

- Rabu, 1 Februari 2023 | 12:41 WIB
Uji coba ETLE terintegrasi drone di Cilacap. (SM / Humas Polresta Cilacap)
Uji coba ETLE terintegrasi drone di Cilacap. (SM / Humas Polresta Cilacap)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Kepolisian mulai memanfaatkan teknologi drone untuk mengoptimalkan pemberlakuan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik

 

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polresta Cilacap, dan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Semarang bahkan telah melakukan uji coba penerapan tilang elektronik yang terintegrasi dengan drone, di simpang Tugu Lilin, Gumilir, Cilacap, Rabu 1 Februari 2023.

Baca Juga: Kisah Islami: Sumayyah Binti Khubbath, Sang Syahida Pertama Islam

"Saat ini sudah ada ETLE statis, ETLE mobile handhelds, dan disempurnakan dengan ETLE yang terintegrasi dengan drone," jelas Kepala Seksi Pelanggaran Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Ilham S Sakti. 

 

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemanfaatan drone tidak hanya untuk penindakan, melainkan juga sebagai bagian dari manajemen lalu lintas, guna memantau situasi arus lalu lintas di lokasi tertentu. 

 

Sementara itu Kasatlantas Polresta Cilacap AKP Salman Farizi Putera mengatakan, mengenai ETLE yang terintegrasi drone di wilayah hukum Polres Cilacap saat ini masih bersifat sosialisasi dan uji coba. Mengenai penerapan secara resmi, menurutnya masih menunggu instruksi lebih lanjut.

Baca Juga: Ini Empat Tanaman Pangan Lokal yang Ada di Relief Candi Borobudur

Ia menambahkan, sasaran penindakan tilang elektronik yang terintegrasi drone yaitu berbagai macam pelanggaran, seperti melanggar rambu lalu lintas, pengendara motor yang tidak memakai helm, pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, serta pelanggaran lain yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

 

"Penempatan drone di titik rawan kemacetan, rawan pelanggaran lalu lintas, rawan kecelakaan, dan titik yang perlu perhatian lebih," tuturnya.

Baca Juga: Viral, Dua Video Dugaan Penculikan di Cilacap, Polisi : Itu Tidak Benar

Sementara itu, perwakilan APDI Semarang Heri Saryono menjelaskan pihaknya memberikan pelatihan kepada anggota kepolisian dalam pengoperasian drone. Dalam uji coba ini, drone terbang pada ketinggian sekitar 12 meter, agar tidak menarik perhatian pengendara.

Halaman:

Editor: Gayhul Dhika Wicaksana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X