PPDI dan Satria Praja Banyumas Tuntut Pengembalian Status Tanah Bengkok

- Selasa, 3 Januari 2023 | 13:25 WIB
Ilustrasi sawah bengkok yang kini menjadi tanah eks bengkok di Kabupaten Banyumas.(SM Banyumas/Dok) (Arief Anas)
Ilustrasi sawah bengkok yang kini menjadi tanah eks bengkok di Kabupaten Banyumas.(SM Banyumas/Dok) (Arief Anas)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) dan Paguyuban Kepala Desa Satria Praja Banyumas meminta sebutan dan status tanah eks bengkok
sebagai salah satu aset desa di Kabupaten Banyumas dikembalikan lagi menjadi bengkok.

Ketua PPDI Banyumas, Slamet Mubarok menyatakan penggunaan eks bengkok hanya ada di Banyumas saja. Di kabupaten lainnya masih tetap tanah atau sawah bengkok.

"Selain itu kami tetap meminta agar bengkok ini nantinya tetap menjadi tambahan penghasilan kepala desa dan perangkat desa," katanya.

Baca Juga: STNK Lima Tahun Mati Pajak Akan Jadi Kendaraan Bodong

Selain itu kata Mubarok, pengelolaan tanah bengkok ini masih mengikuti Permendagri 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, sebelum ada perubahan.

Namun khusus tanah atau sawah bengkok perlakuannya khusus atau berbeda dengan tanah kas desa lainnya.

Seperti diketahui, untuk sekarang ini, status tanah kas bengkok kini beralih nama menjadi tanah eks bengkok dan menjadi bagian aset desa secara umum.

Baca Juga: Ini Lima Fakta tentang Kronologi Indra Bekti Alami Pendarahan Otak

Akibatnya ketika kepala desa dan perangkat desa ingin mengakses atau menggarap tanah eks bengkok ini harus melalui proses mekanisme lelang bersama masyarakat umum.

Karena statusnya sama dengan tanah kas desa atau aset desa lainnya maka tanah eks bengkok ini menjadi bagian dari pendapatan asli desa (PADesa) baru kemudian dibagi untuk dialokasikan menjadi tambahan penghasilan bersama dengan alokasi anggaran lainnya.

"Selain pengembalian tanah eks bengkok menjadi bengkok. Kami juga menuntut agar pemerintah dapat memberikan THR untuk Kades dan Perangkat desa," ujarnya.

Baca Juga: Polres Banjarnegara Ringkus Begal Taksi Online

Sebelumnya diberitakan upaya penyampaikan aspirasi kepala desa dan  perangkat desa ini telah dikomunikasikan dan disampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Banyumas, DPRD Banyumas dan Kementerian Dalam Negeri.***-)

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paningkaban Akan Gelar Gropyokan Hama Celeng

Selasa, 14 Maret 2023 | 07:51 WIB
X