Mengemuka, Usulan Jabatan Kades 9 Tahun dan 2 Kali Periode

- Senin, 19 Desember 2022 | 19:27 WIB
Budiman Sudjatmiko saat sarahsehan refleksi 9 Tahun UU Desa di Balai Desa Dermaji Lumbir Banyumas Minggu 18 Desember 2022 kemarin. (SM Banyumas/Susanto)
Budiman Sudjatmiko saat sarahsehan refleksi 9 Tahun UU Desa di Balai Desa Dermaji Lumbir Banyumas Minggu 18 Desember 2022 kemarin. (SM Banyumas/Susanto)

BANYUMAS, suaramerdeka-banyumas.com-Usulan penambahan masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun selama dua periode kembali mengemuka di acara Refleksi 9 Tahun UU Desa di Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir Minggu 18 Desember 2022.

Terkait hal inilah sejumlah elemen pegiat desa dan pemerintah desa
juga meminta agar ada revisi sejumlah pasal UU Nomor 6 tahun 2014
tentang Desa.

Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyatakan aspirasi tersebut terus mengemuka saat ia bertemu dengan para kepala desa. Penambahan masa jabatan kades menjadi sembilan tahun dinilai rasional untuk mengoptimalkan kades dalam membangun desa.

Baca Juga: Mau Daftar PPS Pemilu 2024 Lewat SIAKBA? Begini Caranya Loginnya

Dari pertemuannya dengan sekitar 500 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Ngawi, Jawa Timur beberapa waktu lalu, mantan aktivis 98 ini menemukan aspirasi di mana dari ajang Pilkades sering menyisakan luka sosial antara para kontestan.

"Meski tidak semuanya, namun mayoritas seringkali persaingan di desa yang menyisakan luka sosial yang cukup lama.

Semakin bawah persaingan di bawah, semakin emosional, semakin personal karena lawannya kenal," jelasnya.

Fenomena Pilkades ini berbeda rasa psikologisnya ketika dibandingkan dengan ajang Pilpres atau Pilkada. Apalagi sesama calon kepala desa adalah saling kenal dan selalu berinteraksi.

Baca Juga: Ini Daftar Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022

"Rupanya dari data yang ada, sampai 2-3 tahun tidak selesai kesulitan untuk membangun karena persoalan ini. Ini sangat berpengaruh pada kinerja.

Bayangkan, 3 tahun menyembuhkan luka, 6 tahun bekerja. Itu belum ketika dua tahun terakhir mempersiapkan maju lagi," katanya.

Selain usulan perubahan periodisasi jabatan kepala desa, yang perlu diperhatikan lagi adalah soal personal calon kepala desa.

Menurutnya seorang kepala desa adalah orang yang bertahun-tahun tinggal di desa
setempat. 

Sementara sekarang ini, warga luar desa asal berwarga negara Indonesia punya potensi untuk menjadi calon kepala desa.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geger, Ditemukan Mayat Perempuan di Sungai Pelus

Selasa, 23 Mei 2023 | 10:21 WIB
X