Sempat Viral di Sosmed, Warga Purbalingga Lapor Polisi Ngaku Dibegal, Ternyata Uangnya Dipakai Foya-Foya

- Senin, 28 November 2022 | 16:45 WIB
VIRAL HOAKS: Unggahan perihal begal di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet Purbalingga viral. Belakangan diketahui itu adalah hoaks. ( Foto SM Banyumas/dok )
VIRAL HOAKS: Unggahan perihal begal di Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet Purbalingga viral. Belakangan diketahui itu adalah hoaks. ( Foto SM Banyumas/dok )

 

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Beredar di sosial media perihal telah terjadi pembegalan di jalan raya Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.
 
Peristiwa itu disebutkan pada Sabtu, 26 November 2022 pukul 23.45 WIB diunggah oleh akun berinisial IP di grup Facebook Info Purbalingga Perwira.
 
Dalam unggahan itu disebutkan, bahwa adiknya yang hendak pulang pada malah hari dipepet oleh mobil jip hitam.
 
Kemudian keluar tiga orang dan membawa senjata tajam. Orang itu mengambil uang adiknya. Hp dan motor tidak diambil karena ada kendaraan lain milik warga yang datang.
 
 
Kapolsek Mrebet, Iptu Muslimun, Senin, 28 November 2022 mengatakan, anggotanya kemudian melakukan penyelidikan terhadap informasi tersebut.
 
"Kami berhasil mengetahui si pengunggah berinisial IP dan adiknya berinisial WPI yang mengaku menjadi korban. Keduanya adalah warga Cipaku," katanya.
 
Ternyata yang jadi korban esok paginya melapor peristiwa itu ke Polsek Mrebet. Namun saat dimintai keterangan, ternyata korban mengaku bohong, tidak pernah dibegal.
 
 
"Jadi anak muda ini punya uang hasil kerja dan habis digunakan untuk foya-foya. Karena khawatir dimarahi orang tuanya, dia mengaku dibegal. Lalu oleh kakaknya informasi itu disebar melalui Facebook," jelas Kapolsek.
 
Polisi akhirnya melakukan tindakan kepada remaja tersebut dan kakaknya. Mereka diminta untuk membuat pernyataan tertulis bermaterai bahwa informasi yang diberikan adalah hoaks.
 
Mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi. Mereka juga meminta maaf kepada masyarakat Purbalingga dan warga Cipaku pada khususnya yang telah membuat keresahan.
 
 
"Mereka juga diminta untuk membuat video klarifikasi perihal pernyataan bohong tersebut," pungkas Kapolsek. **
 
 
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X