Kamar Napi Lapas Narkotika Purwokerto Dirazia, Hanya Ditemukan Kartu Judi dan Sejumlah Sajam

- Senin, 28 November 2022 | 08:56 WIB
PENDATAAN BARANG SITAAN: Setelah seluruh kamar narapidana (napi) Lapas Khusus Narkotika Purwokerto dirazia Minggu malam 27 November 2022,, barang hasil sitaan didata untuk dimusnahkan. Operasi gabungan ini tak berhasil menemukan barang bukti karkoba dan sejenisnya.(SM Banyumas/DOK)
PENDATAAN BARANG SITAAN: Setelah seluruh kamar narapidana (napi) Lapas Khusus Narkotika Purwokerto dirazia Minggu malam 27 November 2022,, barang hasil sitaan didata untuk dimusnahkan. Operasi gabungan ini tak berhasil menemukan barang bukti karkoba dan sejenisnya.(SM Banyumas/DOK)

 

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com-Petugas keamanan Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika Purwokerto bersama Satuan
Reserse Narkoba Polresta Banyumas berhasil menyita belasan senjata
tajam dan barang membahayakan lainnya, dalam operasi gabungan di
kamar narapidana atau warga binaan lapas tersebut, Minggu malam, 27
November 2022.

Namun dalam operasi kali ini, petugas gabungan tidak menemukan
barang bukti yang dicari, berupa obat-obatan terlarang (narkotika).
Operasi berlangsung sejak pukul 20.00 sampai pukul 21.30, menyisir
hampir semua kamar yang dihuni napi.

"Yang berhasil kita amankan hanya sejumlah senjata tajam, kartu remi
(judi) dan beberapa alat yang indikasinya untuk judi di dalam. Barang
seperti arkoba dan barang sejenis lainnya, termasuk hanphone tidak kita
temukan, padahal ini yang menjadi target utama operasi ini," kata Kepala
Pengamanan Lapas Kelas IIb Narkotika Purwokerto, Fitroh Qomarudin,
saat menunjukkan barrang bukti yang berhasil di sitta.

Baca Juga: BRI Proaktif Turut Dukung Polri Ungkap Kejahatan Perbankan Bermodus Soceng

Senjata tajam seperti pisau, kata dia, disita kaerena bisa membahayakan
keamanan ke depan. Termasuk beberapa alat yang bisa dipakai untuk
membobol teralis besi dan tembok, juga ikut diamankan. Termasuk korek
api, yang dilarang dibawa ikut ditemukan.

"Kita temukan juga obat-obatan medis. Ini akan kita identifikasi dulu,
apakah benar itu berasal dari Poliklinik lapas atau darimana. Kalau itu
obatmergensi di dalam, nanti kita kembalikan

Setelah didata, katanya, barang-barang tersebut nanti akan
dimuasnhakan. Dia menduga, barang-barang itu bisa masuk,
kemungkinan dibawa dari keluarga atau pihak lain yang menjengut. Di
lapas itu, katanya, masih ada kunjungan tatap muka dan penitipan
barang. Sehingga ke depan akan dievaluasi, mana saja barang yang boleh
masuk dan tidak.

Baca Juga: Giliran Ridwan Kamil 'Penampilan' Rambut Putih Banjir Komentar

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X