Salut, 8 Desa di Kecamatan Bantarsari Ini Punya Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:07 WIB
PAKAI APD: Tim Pemulasaraan jenazah di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap memakai APD saat memakamkan jenazah warga yang positif Covid-19.  (SMBanyumas/istimewa)
PAKAI APD: Tim Pemulasaraan jenazah di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap memakai APD saat memakamkan jenazah warga yang positif Covid-19. (SMBanyumas/istimewa)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Setiap desa di Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, sejak awal tahun 2021 telah memiliki tim pemulasaraan jenazah Covid-19.

Sampai saat ini, tim pemulasaraan jenazah di Kecamatan Bantarsari sudah memulasarakan dan memakamkan 10 jenazah.

Camat Bantarsari, Hari Winarno mengatakan, pembentukan tim pemulasaraan jenazah Covid-19 bermula dari diskusi dengan para kepala desa, serta perangkat desa mengenai salah satu persoalan yang muncul ketika ada warga yang meninggal akibat Covid-19.

"Secara umum, saat ada positif Covid-19 meninggal, saling lempar. Setelah ada tim, sudah ada yang memulasarakan," ucapnya, Rabu (4/8/2021).

Baca Juga: Ini Pentingnya Ada Tim Pemulasaraan, Proses Memandikan dan Mengkafani Jenazah Covid-19

Pada pertemuan dengan kepala desa serta perangkat desa saat itu, kata dia, akhirnya disepakati menggelar bimbingan teknis pemulasaraan jenazah Covid-19.

Tak lama berselang, terbentuk tim pemulasaraan jenazah Covid-19 yang terdiri dari unsur warga masyarakat, kepala dusun, kayim, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

"Setiap desa memiliki tim pemulasaraan jenazah yang terdiri dari 12 orang, " tuturnya.

Hari menjelaskan, pada awal terbentuk, peran tim pemulasaraan jenazah masih belum terlalu terlihat.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

Ada Siswa Terpapar Covid, PTM di Cilacap Jalan Terus

Selasa, 28 September 2021 | 22:17 WIB
X