Diduga Depresi, Pria di Kawunganten Cilacap Nekat Mengakhiri Hidup

- Selasa, 22 November 2022 | 21:09 WIB
Ilustrasi bunuh diri (Istinewa)
Ilustrasi bunuh diri (Istinewa)

CILACAP, suaramerdeka-banyumas.com - Warga Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap digegerkan aksi nekat seorang pria berinisial AS (23) yang nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari menara setinggi 80 meter, Selasa 22 November 2022.

Baca Juga: Ini Fakta-fakta Ki Joko Bodo Usai Hijrah, Mulai Rutin Gelar Salawatan dan Dzikir hingga Lainnya

Insiden itu tepatnya terjadi di Dusun Cigebret, RT 02 RW 06 Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, Cilacap.

Plt Kapolresta Cilacap AKBP Eko Widiantoro SIK MH melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto SH menjelaskan, berdasarkan keterangan dari saksi aksi nekat itu dilakukan sekitar pukul 10.30, saat itu saksi melihat korban memanjat menara telekomunikasi.

"Melihat kejadian tersebut saksi membujuk korban untuk turun, namun tidak dihiraukan oleh korban. Akhirnya korban langsung lompat dari atas tower setinggi 80 meter dan langsung meninggal di tempat dengan luka tangan dan kaki kiri patah dan dari hidung dan mulut mengeluarkan darah" ungkap Gatot.

Baca Juga: Di Lokasi Gempa Cianjur, Jokowi Minta Kemen PUPR Bangun Rumah Tahan Gempa

Gatot mengungkapkan, dari keterangan keluarga korban, diketahui korban mengalami depresi karena ditinggal oleh istri dan orang tua. Korban sebelumnya juga pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Catatan redaksi

Depresi dapat menjadi penyebab bunuh diri, bila tidak ada yang membantu. Jangan putus asa bila mengalami hal serupa. Layanan bantuan konseling dapat membantu meringankan beban yang dirasakan. Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater terdekat, atau dapat menghubungi hotline 119 ext 8.***

Editor: Gayhul Dhika Wicaksana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X