30 Ibu-ibu Full Senyum, usai Dilatih Ecoprint Terima Bantuan Alat Produksi 

- Jumat, 11 November 2022 | 08:21 WIB
FOTO BERSAMA: Kepala Dinsos PPPA Banjarnegara Noor Tamami berfoto bersama dengan peserta pelatihan teknik pewarnaan alami ecoprint yang digelar BBPPKS Yogyakarta. (SM Banyumas/dok)
FOTO BERSAMA: Kepala Dinsos PPPA Banjarnegara Noor Tamami berfoto bersama dengan peserta pelatihan teknik pewarnaan alami ecoprint yang digelar BBPPKS Yogyakarta. (SM Banyumas/dok)

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com -  Sebanyak 30 ibu-ibu di Banjarnegara sumringah di hari terakhir pelatihan teknis pewarnaan kain alami (ecoprint) di Aula Gedung PGRI Banjarnegara, Kamis 10 November 2022.
 
Selain mendapatkan keterampilan membuat ecoprint, mereka juga mendapat sarana  pendukung pasca diklat dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta.
 
Salah satu peserta, Marita dari Kecamatan Madukara mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan ecoprint. 
 
 
Keterampilan tersebut dinilainya potensial untuk dijadikan sumber pendapatan tambahan untuk keluarga.
 
“Ternyata cara membuatnya tidak sulit, bahan bakunya juga mudah didapat dari sekitar,” tuturnya.
 
Dia mengaku termotivasi untuk berwirausaha batik ecoprint. Karena itu, dia berencana untuk mulai memproduksi ecoprint bersama dengan kawan-kawannya.
 
“Apalagi ini juga kami mendapat bantuan alat produksi berupa kompor gas dan kain,” ujarnya.
 
 
Widyaiswara Ahli Utama BBPPKS Yogyakarta Drs Bambang Tjahjono MPd mewakili Kepala BBPPKS Yogyakarta mengatakan, pelatihan ecoprint dilaksanakan mulai 7 hingga 10 November 2022.
 
Pelatihan diikuti oleh 30 ibu-ibu dari keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
 
“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi KPM PKH dan BPNT sehingga lebih berdaya dan bisa keluar dari program bantuan,” katanya.
 
 
Dikatakan, peserta tidak hanya dibekali teknis pembuatan ecoprint, tapi juga pengetahuan tentang branding, packaging, labelling, dan pemasaran serta manajemen keuangan.
 
Diharapkan usai pelatihan peserta siap untuk memulai usaha dengan manajemen yang baik. 
 
“Dan di sesi penutupan ini, peserta menerima sarana pendukung pasca diklat dan langsung bisa dibawa pulang berupa bahan dan alat produksi. Harapan kami, sepulang pelatihan ini bisa langsung praktik produksi ecoprint,” terangnya.***

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

15.000 Bibit Pohon Ditanam di Dataran Tinggi Dieng

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:45 WIB

SICB Kerahkan Anggota Bantu Bersihkan Pasar Darurat

Minggu, 8 Januari 2023 | 21:40 WIB

Polres Banjarnegara Ringkus Begal Taksi Online

Selasa, 3 Januari 2023 | 07:41 WIB

Ganjar Pranowo Kick Off 29 Desa Antikorupsi

Sabtu, 17 Desember 2022 | 05:57 WIB
X