Lada dari Purbalingga Semakin Pedas, Jepang Order 15 Ton

- Selasa, 18 Oktober 2022 | 07:08 WIB
Lada Purbalingga diminati saat ini ada permintaan ekspor 15 ton (SM Banyumas/Pixabay)
Lada Purbalingga diminati saat ini ada permintaan ekspor 15 ton (SM Banyumas/Pixabay)
 

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Produksi lada di Kabupaten Purbalingga terus digenjot untuk memenuhi pasar.

Bahkan tahun ini sudah ada order sebanyak 15 ton untuk diekspor ke Jepang.

Kepala Dinas Pertanian (Dintan) Kabupaten Purbalingga, Mukodam mengatakan, peningkatan produksi lada di Purbalingga saat ini masih di setralkan di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan.

Mengingat dua kecamatan itu, dulu pernah jadi sentra penghasil lada Jawa Tengah.

Baca Juga: Ditinggal Bepergian, Rumah di Nangkasawit, Purbalingga Ludes Terbakar

"Untuk meningkatkan produksi itu, para petani lada mendapatkan bantuan Upland atau sistem pertanian terpadu dengan peternakan dari Kementerian Pertanian.

Total ada 32 kelompok tani yang mendapatkannya," katanya, Jumat, 14 Oktober 2022 lalu.

Bantuan Upland itu memadukan pertanian lada dengan peternakan kambing. Kegiatannya itu pembangunan jalan usaha tani, pembuatan sumur bor, alat pengolah pupuk organik, kandang kambing, bibit kambing, bibit lada, pengolahan lada, bibit rumput, pupuk dan sebagainya.

Baca Juga: Golkar Purbalingga, Mesin Partai Sudah Panas Hadapi Pemilu 2024

"Kita berharap dari program ini mendapatkan manfaat peningkatan populasi ternak kambing di dua kecamatan.

Yang kedua, ada peningkatan produksi lada, karena Kejobong dan Pengadegan dulu pernah jadi sentra ladanya Jawa Tengah," katanya.

Program Upland juga ada nilai pemberdayaan yang bagus. Sinergi peternakan kambing dan lada harapannya nanti kotoran kambingnya bisa dimanfaatkan melalui alat pengolahan pupuk organik jadi sumber pupuk organik bagi tanaman ladanya.

Baca Juga: Ini Daftar 15 Hari Libur Nasional dan 8 Cuti Bersama Tahun 2023 Sesuai SKB Tiga Menteri

"Kita ada juga punya sentra pengolahan lada pasca panen, dimana lada diolah agar memenuhi kualitas pangsa pasar yang baik," katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan apresiasi terhadap kelompok tani lada di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan.

Khususnya di Desa Langgar Kecamatan Kejobong yang telah membuat inovasi Lada Sambung (sistem sambung tanaman Lada dengan Melada) dalam meningkatkan produktivitasnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X