Potensi Konflik Pilkades Serentak Dipetakan

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 05:46 WIB
Potensi konflik di Pilkades serentak di Purbalingga dipetakan. (SM Banyumas/dok)
Potensi konflik di Pilkades serentak di Purbalingga dipetakan. (SM Banyumas/dok)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com- Pada 20 November 2022 nanti, sebanyak 31 desa menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.

Perlu dilakukakan deteksi dini potensi konflik pada gelaran pesat demokrasi tingkat desa itu untuk mencegah terjadinya konflik horizontal.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Purbalingga, Imam Wahyudi saat Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten Purbalingga di Gedung Srikandi kompleks Pendapa Dipokusumo mengatakan, perlu langkah strategis dalam meningkatkan kewaspadaan dini daerah terhadap kemungkinan munculnya potensi konflik dalam Pilkades serentak yang dapat mengganggu kamtibmas dan kondusifitas daerah yang selama ini telah terpelihara dengan baik.

Baca Juga: Politik Uang Menelikung Kemurnian Pemilu

Pilkades serentak, sekalipun sifatnya lokal tidak kalah ramai dengan nasional, karena hubungan emosional calon dengan pemilih sangat dekat, jadi setiap tahapan harus kita cermati,” katanya, Kamis, 13 Oktober 2022.

Imam melanjutkan, ada sejumlah potensi kerawanan yang bisa muncul dalam pilkades serentak.

Pertama ketidakpuasan bakal calon kades yang tidak memenuhi persyaratan, kemudian kemungkinan pilkades sebagai objek perjudian dan ketiga adanya politik uang.

Baca Juga: BPBD Banjarnegara Bentuk FPRB Untuk Mengurangi Risiko Bencana, Apa Itu?

Keempat, gesekan antarpendukung calon kades dan adanya warga yang belum masuk daftar pemilih tetap (DPT).

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X