Revitalisasi Pasar Pon: Hilangkan Kesan Becek dan Kumuh

- Kamis, 29 Juli 2021 | 16:32 WIB
RANGKA ATAP:Pembongkaran bangunan lama Pasar Pon sudah dilakukan. Tampak rangka atap bangunan pasarmasih berdiri, baru-baru ini.(SMBanyumas/Budi Setyawan) (Budi Setyawan)
RANGKA ATAP:Pembongkaran bangunan lama Pasar Pon sudah dilakukan. Tampak rangka atap bangunan pasarmasih berdiri, baru-baru ini.(SMBanyumas/Budi Setyawan) (Budi Setyawan)

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com - Pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Pon ditargekan berlangsung sekitar empat bulan.

Selama proses pengerjaan, para pedagang menempati bedeng sementara yang berada di lapangan Rejasari Purwokerto Barat.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Sarikin menjelaskan, saat proses pembongkaran bangunan lama Pasar Pon sedang berlangsung.

Pembangunan pasar dengan nilai anggaran sekitar Rp 6 miliar tersebut tidak memakan waktu yang lama.

Baca Juga: Anggaran Revitalisasi Pasar Pon Purwokerto Rp 6 Miliar, Sudah Masuk Tahap Lelang

"Pengerjaannya cukup empat bulan dan akhir Desember harus sudah selesai. Sebab anggarannya hanya untuk tahun 2021 saja," ungkapnya, baru-baru ini.

Konsep revitalisasi pasar yang berada di Jalan Jenderal Soedirman Barat ini, hampir sama dengan Pasar Manis yang lebih dulu telah direvitalisasi.

"Bentuk bangunan losnya hampir sama seperti bangunan los Pasar Manis. Konsepnya memang ingin kita buat seperti Pasar Manis," ujar dia.

Saat ini pemerintah daerah terus mendorong agar keberadaan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Banyumas mengarah sebagai pasar yang sudah SNI (Standar Nasional Indonesi).

"Semua pasar tradisional seharusnya ber-SNI. Kami sekarang menuju ke arah sana," tambah Sarikin.

Baca Juga: Pedagang Pasar Pon Mulai Menempati Bedeng Sementara di Lapangan Rejasari

Adapun konsep penekanannya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan pasar.

"Jadi konsepnya dengan menghilangkan kesan pasar yang becek dan kumuh," jelas dia.

Sementara berdasarkan data, jumlah pedagang Pasar Pon sebanyak 223 orang.

Saat ini sebagian dari mereka sudah berjualan di bedeng sementara. Namun demikian, ada pula yang menyewa kios di lokasi lain untuk berjualan.

"Untuk pedagang jenis tertentu, kemungkinan ada yang lebih memilih menyewa kios pada lokasi lain sampai pembangunan Pasar Pon selesai," terangnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Pandhu Sukmono

Tags

Terkini

X