Fraksi DPRD Purbalingga Soroti Turunnya Target Proyeksi Pendapatan Daerah TA 2023

- Jumat, 30 September 2022 | 07:26 WIB
Ilustrasi APBD Kabupaten Purbalingga yang disorot DPRD Purbalingga (SM Banyumas/Dok)
Ilustrasi APBD Kabupaten Purbalingga yang disorot DPRD Purbalingga (SM Banyumas/Dok)

"Terkait dengan pendapatan transfer fraksi kami juga berpendapat masih ada peluang pendapatan transfer yang bisa didapatkan oleh Pemerintah Daerah misalnya Dana Intensif Daerah (DID),” katanya.

Juru bicara Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) Setiyani Rahayu juga menaruh perhatian atas menurunnya sumber pendapatan pada RAPBD 2023.

Baca Juga: Lebih dari 1000 Anak TK Ikuti Manasik Haji

Pihaknya meminta agar pemerintah daerah terus mengupayakan peningkatan PAD dengan melakukan optimalisasi pengelolaan kekayaan daerah, termasuk melakukan efisiensi pengelolaan, inovasi dan bekerja keras dalam meningkatkan dana perimbangan atau dana transfer.

Juru bicara Fraksi PKS Siti Sifa mengatakan, di tengah semakin berkurangnya aliran dana dari Pemerintah Pusat, dia meminta Pemda semakin inovatif dalam melakukan intensifikasi dan ektensifikasi sumber PAD agar kebutuhan anggaran tetap bisa tercukupi.

Jubir Fraksi Persatuan Demokrat Lia Mahfuroh menghimbau agar Pemda berupaya lebih maksimal dalam meningkatkan sumber pendapatan.

Baca Juga: Mulai Pekan Depan, Intip 15 Lukisan Bertema Jenderal Soedirman karya Seniman Purbalingga Yuk!

Diupayakan semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai prinsip tepat sasaran, tepat guna, tepat anggaran dan tepat waktu.

Juru bicara Fraksi PKB, Muhammad Zulhan memberikan apresiasi kepada Pemkab Purbalingga karena hingga saat ini Monitoring Center for Prevention (MPC) dari KPK yang menduduki peringkat 4 di Jawa Tengah. Hal itu dilihat sebagai upaya Pemkab dalam mencegah korupsi di Kabupaten Purbalingga.***

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X