Fraksi DPRD Purbalingga Soroti Turunnya Target Proyeksi Pendapatan Daerah TA 2023

- Jumat, 30 September 2022 | 07:26 WIB
Ilustrasi APBD Kabupaten Purbalingga yang disorot DPRD Purbalingga (SM Banyumas/Dok)
Ilustrasi APBD Kabupaten Purbalingga yang disorot DPRD Purbalingga (SM Banyumas/Dok)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com- Sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Purbalingga menyoroti Proyeksi Pendapatan Daerah Kabupaten Purbalingga TA 2023 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda APBD TA 2023.

Juru bicara Fraksi PDIP Tongat mengungkapkan, sesuai nota RAPBD 2023 pendapatan tahun 2023 diproyeksikan sebesar Rp 1,98 triliun atau lebih rendah Rp 36, 34 miliar dibandingkan APBD Murni Tahun 2022.

Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 295, 25 miliar, Pendapatan Transfer Rp 1,67 triliun serta lain-lain pendapatan yang sah Rp 11,31 miliar.

Baca Juga: Dugaan KDRT, Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar

"Pemda harus mengintensifikasi dan ekstensifikasi potensi serta pembaharuan data potensi PAD sesuai dengan kondisi riil dan peningkatan kualitas SDM pengelola PAD.

Upaya tersebut harus terprogram dan terarah untuk mengantisipasi adanya kebocoran dalam pelaksanaannya," katanya.

Juru bicaraa Fraksi Partai Gerindra Adi Yuwono menilai Pemda tidak punya optimisme dalam penyusunan APBD tahun 2023, terutama dalam menentukan target pendapatan daerah.

Baca Juga: Warga Berharap Penertiban PGOT Diintensifkan Lagi

Dengan hanya menargetkan peningkatan PAD Rp 10,73 miliar, menunjukan Pemda tidak serius menggali potensi pendapatan asli daerah yang ada.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pilkades Serentak di Purbalingga, Kondusif dan Aman

Senin, 21 November 2022 | 06:00 WIB

Ratusan Rumah Di Kertanegara Purbalingga Terendam

Sabtu, 19 November 2022 | 09:02 WIB

Longsor, Dua Rumah di Desa Kasih Purbalingga Rusak

Sabtu, 19 November 2022 | 05:12 WIB
X