Warga Berharap Penertiban PGOT Diintensifkan Lagi

- Jumat, 30 September 2022 | 06:17 WIB
 MENGAMEN: Perempuan pembawa anak sedang mengamen di pertigaan lampu merah Kalibogor Purwokerto pekan lalu. (SM Banyumas/Susanto)
MENGAMEN: Perempuan pembawa anak sedang mengamen di pertigaan lampu merah Kalibogor Purwokerto pekan lalu. (SM Banyumas/Susanto)

 

PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com- Warga pengguna jalan di wilayah Purwokerto berharap pemerintah daerah dapat mengintensifkan kembali penertiban pengamen, pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang berada di Kota Purwokerto.

Pasalnya saat ini keberadaan mereka kembali terlihat kembali dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat terutama di jalan raya.

Warga Gumelar yang beraktivitas di Purwokerto, Ahmad Kuseri berharap pemerintah daerah bisa mengintensifkan lagi penertiban PGOT di jalanan Kota Purwokerto.

Baca Juga: 824.663 Batang Rokok Ilegal Berhasil Dista Kantor Bea Cukai Purwokerto

Ia mencontohkan di pertigaan Kalibogor kerap menemukan pengamen yang membawa istri dan anak bayi.

"Seorang laki-laki menari dengan musik. Setelah itu sang perempuan yang membawa anak berkeliling menengadahkan tangan ke para pengendara kendaraan bermotor di lampu merah. Berbahaya sekali," jelasnya.

Terkait hal itulah ia berharap ada tindak lanjut yang berkesinambungan agar pemandangan ini tidak berulangkali terjadi di Kota Purwokerto.

Baca Juga: Lebih dari 1000 Anak TK Ikuti Manasik Haji

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ormas Agama Mulai Galang Dana Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Jambret HP yang Sudah Beraksi Belasan Kali Ditangkap

Selasa, 22 November 2022 | 11:15 WIB

Dampak Longsor dan Banjir Luapan Gumelar Masih Ditangani

Selasa, 22 November 2022 | 09:37 WIB
X