19  Pendaftar  Panawaslu Kecamatan di Banyumas Namanya Dicatut Masuk Parpol

- Rabu, 28 September 2022 | 10:10 WIB
KLARIFIKASI: Dua orang warga (kiri dan tengah) melakukan klarifikasi  ke KPU Banyumas karena namanya diduga dicatut partai politik dan terdata berstatus anggota, di KPU Banyumas, Selasa 27 September 2022 (SM Banyumas/Dian Aprilianingrum)
KLARIFIKASI: Dua orang warga (kiri dan tengah) melakukan klarifikasi ke KPU Banyumas karena namanya diduga dicatut partai politik dan terdata berstatus anggota, di KPU Banyumas, Selasa 27 September 2022 (SM Banyumas/Dian Aprilianingrum)
 
PURWOKERTO,suaramerdeka-banyumas.com-Sedikitnya ada 19 orang pendaftar calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) di Kabupaten Banyumas untuk  Pemilu 2024, namanya dicatut masuk anggota partai politik tertentu.
 
Karena merasa tidak menjadi angota partai  tersebut dan masalah tersebut bisa mengugurkan masuk seleksi, mereka kemudian melaporkan ke Bawaslu dan KPU setempat.
 
"Sampai hari ini (Selasa 27 September 2022), yang resmi mengajukan pengaduan ke  Bawaslu dan KPU ada 19 orang.  Laki-laki 11 orang dan delapan perempuan. Mungkin  data sampai sore bertambah. " kata Koordiantor Divisi Humas, Hukum dan Data Informasi Bawaslu Banyumas, Asep Henry H, Selasa 27 September 2022.
 
 
Mereka mengadu, katanya, merasa tidak menjadi anggota partai politik tertentu, namun  namanya masuk dalam keanggotaan partai tersebut, terutama masuk dalam Sipol KPU. 
 
Dari jumlah itu, belum bisa dirinci, masuk partai apa saja, baik yang memiliki kursi dan partai baru calon peserta Pemilu 2024.
 
"Sebagian besar tahunya saat mau mendaftar sebagai calon Panwaslu kecamatan.  Yang mengetahui sejak awal saat kita melakukan sosialisasi, ada lima orang," katanya.
 
 
Dia menegaskan, kendati namanya masih tercantum atau belum dikeluarkan dari daftar di Sipol KPU, ini tidak otomatis mengugurkan persyaratan.
 
"Sepanjang mereka sudah mengadukan ke Bawaslu dan KPU, bahwa  yang bersangkutan merasa tidak menjadi anggota parpol yang dimaksud," ujarnya.
 
Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, KPU Banyumas Hanan Wiyoko mengatakan,  asal namanya memang benar-benar dicatut, mereka tidak bakal dicoret dari pendaftaran. 
 
 
"Kebijakannya ada di Bawaslu, dan tidak akan dicoret asal namanya memang dicatut. Dari KPU bentuknya lewat klarifikasi," katanya terpisah.
 
Menurutnya, KPU hanya mendorong  parpol untuk membuat surat yang menyatakan, nama bersangkutan  anggota parpol tersebut. 
 
Mereka yang merasa dirugikan atau namanya dicatut juga dimintai klarifikasi lebih dulu.
 
 
"Informasi dari Bawaslu, sampai hari ini ( Selasa 27 September 2022), ada 20 orang yang mengadu namanya dicatut masuk anggota parpol. 
 
Hari ini yang diklarifikasi KPU ada 16 orang, tapi ini tidak hanya dari peserta seleksi Panwaslucam," terang dia.
 
Daimun, pendaftar Panwaslucam asal Desa Sokawera Kecamatan Cilongok, saat hadir klarifikasi di KPU Banyumas mengaku, awalnya tidak begitu risau dengan hal itu.
 
 
"Ini jadi repot saat skrining pendaftaran Panwaslu kecamatan, seharusnya sudah selesai. Sekarang jadi nambah waktu pengawalan karena diklarifikasi di KPU," ujar dia.***
 
 

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ormas Agama Mulai Galang Dana Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Jambret HP yang Sudah Beraksi Belasan Kali Ditangkap

Selasa, 22 November 2022 | 11:15 WIB

Dampak Longsor dan Banjir Luapan Gumelar Masih Ditangani

Selasa, 22 November 2022 | 09:37 WIB
X