Load Factor Tinggi BTS Trans Banyumas 100 Prosen, Pemkab Usulkan Lagi

- Selasa, 27 September 2022 | 11:36 WIB
LAYANI PENUMPANG: Bus Trans Banyumas saat melayani penumpang di salah satu koridor di Kota Purwokerto kemarin. (SM Banyumas/Susanto)
LAYANI PENUMPANG: Bus Trans Banyumas saat melayani penumpang di salah satu koridor di Kota Purwokerto kemarin. (SM Banyumas/Susanto)

  PURWOKERTO, suaramerdeka-banyumas.com- Pemkab Banyumas kembali mengusulkan pengadaan bus Buy the Service (BTS) Trans Banyumas ke pemerintah pusat untuk mengoptimalkan pelayanan transportasi masyarakat.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan operasional bus BTS Trans Banyumas menjadi percontohan 10 kabupaten/kota di Indonesia.

Pasalnya load faktor atau faktor muat penumpang di Kabupaten Banyumas telah mencapai 100 prosen. "Bahkan untuk koridor dua Baturraden itu di atas 100 prosen," jelasnya.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Nelayan yang Tenggelam di Perairan Karangkandri

Menurut Sadewo, dari pengalamanya melihat transportasi di luar negeri, jam sibuk transportasi atau BTS Trans Banyumas bisa diajukan tiap lima menit sekali.

"Di luar negeri misalkan ada pameran, kereta api di sana kalau jam sibuk kereta bisa per lima menit. Itu dalam manajemen traficnya, logikanya bisa diterapkan dulu tiap 15 semenit.

Dan sekarang di jam sibuk sudah 5 menit terutama jam sekolah dan jam kerja," katanya.

Baca Juga: LPSK Sebut Putri Candrawathi Tak Responsif Untuk Menjadi Pemohon

Dijelaskan Sadewo, saat ini telah disetujui lima koridor BTS Trans Banyumas dn telah terealiasi tiga koridor.

Dengan tingginya faktor muat angkutan BTS Trans Banyumas ini, ia berharap Banyumas mendapatkan pengecualian dibandingkan dengan daerah atau kota lainnya.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jembatan Lopasir Penghubung Adisara-Karanglewas Longsor

Minggu, 27 November 2022 | 05:59 WIB

Ormas Agama Mulai Galang Dana Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Jambret HP yang Sudah Beraksi Belasan Kali Ditangkap

Selasa, 22 November 2022 | 11:15 WIB

Dampak Longsor dan Banjir Luapan Gumelar Masih Ditangani

Selasa, 22 November 2022 | 09:37 WIB
X