KPK Bersedih Harus Menangkap Hakim Agung

- Jumat, 23 September 2022 | 07:56 WIB
KPK melakukan OTT di Mahkamah Agung (Instagram @humasmahkamahagung)
KPK melakukan OTT di Mahkamah Agung (Instagram @humasmahkamahagung)

JAKARTA, suaramerdeka-banyumas.com-  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan prihatin karena harus menangkap hakim agung selaku lembaga peradilan negara pada Kamis 22 September 2022.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyatakan hal tersebut usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah orang termasuk hakim agung, di lingkungan Mahkamah Agung.

"KPK bersedih harus menangkap Hakim Agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," ujarnya.

Sejumlah orang diamankan bersama Hakim Agung di Semarang dan Jakarta.

Baca Juga: Diduga Korupsi, Mantan Kades di Banyumas Ditangkap Polisi

"KPK hari ini melakukan giat tangkap tangan terhadap beberapa orang di Jakarta dan Semarang," ungkapnya. 

Adapun korupsi yang dilakukan berupa dugaan tindak pidana suap dan pungutan tidak sah dalam pengurus perkara di MA. 

"(OTT) berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung," sambungnya.

Baca Juga: Banjir Lagi, Warga Manggala Karangtengah Cilongok Geruduk BPTU HPT Manggala

Halaman:

Editor: Susanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Larasatun Ibunda Mayangsari Terkenal Ramah dan Supel

Rabu, 28 September 2022 | 07:57 WIB

Guru Ngaji Kabupaten Banyumas Diusulkan Terima Insentif

Selasa, 27 September 2022 | 12:52 WIB
X