Oknum Guru Rudapaksa 7 Siswa di Purbalingga Dituntut 20 Tahun Penjara

- Selasa, 13 September 2022 | 18:09 WIB
OKNUM guru yang menjadi tersangka pelaku kekerasan seksual pada siswanya di bawah umur. (SM Banyumas/Ryan Rachman)
OKNUM guru yang menjadi tersangka pelaku kekerasan seksual pada siswanya di bawah umur. (SM Banyumas/Ryan Rachman)

PURBALINGGA, suaramerdeka-banyumas.com - Oknum guru SMP negeri di Purbalingga yang merudapaksa tujuh siswanya, ASP dituntut 20 tahun penjara.

"Tuntutan (sidang) sudah. 20 tahun," kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Purbalingga, Agusta Gunawan, Selasa, 13 September 2022.

Dalam sidang tuntutan yang digelar di PN Purbalingga, Selasa 30 Agustus 2022 lalu, tuntutan dibacalan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Rai Adriani dari Kejari Purbalingga.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Ini 10 Negara dengan Harga BBM Termurah di Dunia

Tersangka didakwa dengan pasal 81 ayat 1, 3, 5 Jo pasal 76 D UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan dakwaan alternarif Pasal 81, ayat 2, 3 dan 5 Jo pasal 76 D UU No 23 tahun 2002.

Sidang dipimpin oleh hakim Agung Kristianto dengan hakim anggota Hayadi dan Lucy Ariesti serta Panitera Pengganti Sulastri. Sidang digelar secara tertutup untuk umum.

"Agenda sidang dalam waktu dekat adalah putusan. Dijadwalkan pada tanggal 23 September 2022," imbuh Agusta.

Baca Juga: Kasus Korupsi Mantan Kepala Kantor Pos Rembang Purbalingga Dilimpah ke Kejaksaan

Seperti diketahui, kasus ini bermula terbongkarnya dugaan asusila ASP, seorang guru di salah satu SMP negeri di Purbalingga yang merudapaksa tujuh siswanya. Aksi ASP dilakukan sejak 2013 hingga 2021.

Halaman:

Editor: Susanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Karang dan Bodas Di Purbalingga Dinormalisasi

Minggu, 15 Januari 2023 | 17:29 WIB
X